Desember Kelabu di Luwu Timur, Ketua DPRD dan Bupatinya Wafat

DM1.CO.ID, SUL-SEL: Taburan bunga Lilium dan daun Pandan belumlah sangat mengering di atas pusara almarhum Amran Syam (politisi Partai Golkar sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Luwu Timur), yang wafat pada Sabtu (12 Desember 2020), –mendadak masyarakat di “Bumi Batara Guru” itu kembali dikagetkan dengan kabar duka.

Berita terkait: Dikebumikan di Sorowako, Ini Sekelumit Kenangan Ketua DPRD Luwu Timur Amran Syam

Bupati Luwu Timur (Lutim), Muhammad Thorig Husler (MTH), juga dikabarkan wafat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Wahidin Sudirohusodo Makassar, Kamis pagi (24 Desember 2020) sekitar pukul 08.10 WITA. MTH menjalani perawatan di rumah sakit sejak Ahad (13 Desember 2020) atau sehari pasca meninggalnya Ketua DPRD Lutim, Amran Syam.

Kabar wafatnya MTH yang juga merupakan Ketua DPD II Partai Golkar Lutim itu, beredar di sejumlah media sosial (seperti Facebook dan WhatsApp) sejak sekitar pukul 08.20 WITA.

Innalillahi wa innailahi rojiun..telah meninggal bupati Luwu timur Pak H.M.Thoriq Husler di IC RSWS..semoga Almarhum diwafatkan dalam keadaan Husnul Khatimah dan dimuliakan Allah di Akhirat kelak beserta orang2 yang soleh dan syahid di akhirat kelak…Aamiin,” demikian bunyi kabar tersebut di salah satu WhatsApp Grup lokal.

Padahal, KPU setempat pada Kamis (17 Desember 2020) telah mengeluarkan surat pengumuman tentang rekapitulasi hasil perhitungan suara Pilkada Lutim, yang dimenangkan oleh Ir. H. Muhammad Thoriq Husler berpasangan dengan Drs. H. Budiman, M.Pd.

Dikutip DM1, dr. Rosmini selaku Kepala Dinas Kesehatan Lutim mengungkapkan, MTH terpaksa harus dilarikan ke Makassar untuk dirawat, karena kelelahan namun juga sempat terkonfirmasi positif Covid19.

Rosmini pun mengaku belum bisa mengonfirmasi secara pasti jika MTH disebut positif Covid19. Sebab, menurut Rosmini, pihaknya tidak ada basis data untuk konfirmasinya lantaran tracking dilakukan di Makassar.

Meski begitu, Rosmini mengungkapkan, bahwa MTH memang pernah dinyatakan positif Covid19. Namun setelah dilakukan tes usap hingga tiga kali kepada MTH saat sedang menjalani perawatan, hasil tes ketiga-tiganya pun dinyatakan negatif.

Karena dengan hasil negatif itu, sehingga pemulasaraan jenazah MTH pun dilakukan tanpa protokol Covid19. Dan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), kata Rosmini, juga tak mempermasalahkan jika penanganan jenazahnya tidak mesti menerapkan Protkes (Protokol kesehatan) Covid19.

Sementara itu, Khalid Saleh selaku Direktur RSUP Wahidin Sudirohusodo, Makassar, kepada wartawan juga membenarkan, bahwa MTH negatif Covid19. “(Meski) dirawat (secara Covid), tetapi hasil swab terakhir (MTH) rapid test PCR negatif,” ungkap Khalid.

Kendati begitu, Khalid juga belum bisa memberi keterangan terkait kepastian gerangan penyakit apa yang membuat MTH menghembuskan nafas terakhirnya.

Dengan wafatnya Muhammad  Thorig Husler yang didahului oleh Ketua DPRD Luwu Timur, membuat masyarakat di kabupaten ini merasakan duka mendalam di bulan “Desember nan Kelabu”.

“Desember ini sangat kelabu. Kami sangat berduka kehilangan dua orang besar pemimpin di daerah kami. Semoga kedua almarhum husnul khatimah,” ucap seorang warga Kota Makassar yang mengaku berasal dari Luwu Timur, saat melihat jenazah MTH diberangkatkan dari RSUP Wahidin Sudirohusodo ke Luwu Timur dengan ambulans bernomor polisi DD 7223 YA berstiker ACC (Ambulance Celebes Community).

Sesaat mengetahui wafatnya MTH, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah juga langsung menyatakan turt berbelasungkawa. “Atas nama Pemprov Sulsel menyampaikan rasa duka yang dalam, ungkapan belasungkawa kepada seluruh masyarakat Luwu Timur dan seluruh keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi ketabahan dan keikhhlasan dan almarhum diterima diterima di sisi Allah,” ujar Gubernur Nurdin.

Berikut ini adalah sekelumit riwayat hidup almarhum MTH:

A. Identitas Diri:
Nama: Ir. H. Muhammad Thorig Husler
Tempat/tanggal lahir: Palopo/19 April 1963
Alamat: Jl. Dr. Sam Ratulangi, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur.

B. Keluarga:
>Nama Ayah: H. Maknum Muller.
>Nama Ibu: Hj. Husnia
>Nama Istri: Dra. Hj. Puspawati.
>Jumlah anak: 5 orang.

C. Pendidikan:
>SD Atambua 1, NTT (1969-1975)
>SMP Negeri Sadi, Atambua, NTT (1976-1979)
>SMA Yusiayubsidi, Atambua, NTT (1979-1982)
>S1 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta

D. Kursus/Diklat:
>Administrasi Pembangunan (1992)
>Manajemen Proyek (1993)
>Manajemen Pemerintahan Daerah dan Perkotaan (1993)
>Adumla (1996)
>Spama (1998)
>Spamen (2005)

E. Karir:
>Bappeda TKA II Timor-Timur
>Kasie Pembangunan Daerah Kab. Luwu Utara
>Kabid Ekonomi Luwu Utara
>Kepala Dinas Koperindag dan Penanaman Modal Kab. Luwu Timur (2003-2005).
>Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kab. Luwu Timur (2005-2008).
>Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kab. Luwu Timur (2008-2010).
>Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kab. Luwu Timur.
>Ketua Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kab. Luwu Timur.
>Wakil Bupati Luwu Timur (2010-2015).

F. Organisasi:
>Senat Fakultas Pertanian UPM Veteran (1988)
>Ketua FKPPI Kab. Luwu Timur.
>Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kab. Luwu Timur.
>Ketua Kosgoro Kab. Luwu Timur
>Ketua Dewan Mesjid Kab. Luwu Timur
>Ketua Himpunan Keluarga Tani Indonesia (HKTI) Kab. Luwu Timur
>Ketua Himpunan Persaudaraan Haji Indonesia (HPHI) Kab. Luwu Timur
>Ketua Kwartir Cabang Pramuka Kab. Luwu Timur
>Ketua Badan Amil Zakat Kab. Luwu Timur

(dml/dm1)

Komentar anda :

Muis Syam

8 views

Next Post

Alumni STM Bg4 Gorontalo’96: Temu Kangen 24 Desember setelah 24 Tahun tak Bersua

Kam Des 24 , 2020
DM1.CO.ID, GORONTALO: Setelah 24 tahun tak bersua, para alumni Sekolah Teknik Menengah (STM) kelas jurusan Bangunan 4 (Bg4) Kota Gorontalo 1996 (sekarang SMK Negeri 3), akhirnya berhasil melangsungkan temu-kangen melalui acara Reuni Perdana, pada Kamis (24 Desember 2020). Komentar anda :