HARI INI :

PARTNER PEMERINTAH, KAWAN RAKYAT

Tabung Gas Balon Keliling Meledak, Satu Bocah SD Tewas

Bagikan dengan:
Wartawati/Editor : Dewi Mutiara

DM1.CO.ID, GORONTALO:  Sebuah tabung gas dari pedagang balon keliling milik Beni Usman (69) meledak di kawasan Biawao, tepatnya di kompleks perempatan Mall Karsa Utama, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, sekitar pukul 17.40 WITA, Sabtu (8/2/2020).

Kejadian tersebut mengakibatkan Beni dan empat warga lain menjadi korban, satu orang dinyatakan meninggal dunia, sementara korban lainnya mengalami luka-luka.

Seluruh korban langsung dilarikan ke rumah sakit, dua korban dibawa ke Rumah Sakit Bunda, dan tiga korban lainnya ke Rumah Sakit Aloei Saboe Kota Gorontalo.

Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Desmont Harjendro, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan penyebab meledaknya tabung gas tersebut, serta sedang mencari tahu kondisi korban. 

“Iya, tadi ada kejadian ledakan gas balon, saya sudah perintahkan orang untuk mencari tahu keadaan mereka (korban),” tutur AKBP Desmont Harjendro kepada wartawan.

Adalah Anisa Putri Usman (10), bocah kelas lima SD Negeri 61 Kota Gorontalo, warga Kelurahan Donggala, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, menjadi korban meninggal atas ledakan tabung gas tersebut.

Menurut keterangan Hamsiah Rahman (34) tetangga korban, kejadian bermula saat Beni Usman yang tak lain adalah paman korban Anisa, sedang mengisi balon gas dagangannya.

“Si Anisa ini dan dua anak lainnya sedang duduk-duduk di bentor. Kebetulan Anisa ini yang paling dekat posisinya dengan tabung gas itu,” ungkap Hamsiah saat ditemui kru DM1 langsung di Rumah Sakit Bunda.

Meski pada saat bersamaan juga sedang berlangsung keramaian perayaan Hari Cap Go Meh yang diselenggarakan oleh Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Tulus Harapan Kita Kota Gorontalo, namun peristiwa tersebut seketika membuat geger warga di lokasi kejadian lantaran suara ledakan terdengar begitu dahsyat.

Sebelum meninggal, korban Anisa dikabarkan masih sempat mendapatkan perawatan medis, namun hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 20.00 WITA. Jenazah korban Anisa selanjutnya dibawa pihak keluarga ke rumah duka. (dmk/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan:
  • 12856