Kunker ke Bongomeme, Bupati Nelson Resmikan Sejumlah Proyek dan Serahkan Berbagai Bantuan

Bagikan dengan:

Wartawan: Herman Abdullah || Editor: AMS

DM1.CO.ID, GORONTALO: Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Hadijah Tayeb, beserta  sejumlah pimpinan OPD (Organisasi Perngkat Daerah) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo, melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Kecamatan Bongomeme, Sabtu (8/2/2020).

Terdapat delapan desa di kecamatan tersebut mendapat perhatian dari Bupati Nelson melalui Pemkab Gorontalo.

Kunjungan bupati ini diwarnai sejumlah rangkaian kegiatan. Di antaranya silaturahmi dengan Pemerintah Kecamatan Bongomeme; peresmian rumah layak huni; peresmian Gedung Posyandu; peresmian Balai Pelatihan Masyarakat; peresmian Sanggar Seni dan Budaya; peresmian jamban masyarakat.

Selain itu, juga dilakukan penyerahan SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) dan TDP (Tanda Daftar Perusahaan) bagi pelaku usaha oleh Dinas PM-PTSP (Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu); penyerahan bantuan ternak sapi; serta peresmian Poskesdes (Pos Kesehatan Desa).

Khusus pada penyerahan bantuan ternak sapi kepada perwakilan dari Desa Liyodu, Bupati Nelson menyampaikan beberapa hal penting.

Bupati Nelson mengaku bangga dengan adanya penyerahan 70 ekor sapi. Ia mengungkapkan, bahwa selama tiga tahun ini, kurang lebih 100 ekor sapi yang sudah diserahkan.

Jumlah Kepala Keluarga (KK) yang ada di desa ini, kata Bupati Nelson, diperkirakan 300 KK. “Berarti sepertiga sudah mendapatkan bantuan, tinggal duapertiga,” urai Bupati Nelson kepada Kades Liyodu.

Menurut Bupati, penyerahan ternak sapi di daerah ini sudah tepat, selain masyarakat membutuhkan, juga terdapat sumber makanan hewan ternak.

“Memang benar sapi di sini luar biasa. Karena banyak makanannya di sini. Pakan ternak, dan sapi di sini gemuk-gemuk semua,” ujar Bupati Nelson sampil tertawa.

Dalam suasana gembira, Bupati Nelson mengingatkan kepada masyarakat untuk terus menjaga dan memelihara kelestarian lingkungan.

“Satu yang ingin saya ingatkan, yaitu penghijauan. Karena ini daerah bukit, maka dianggap untuk melakukan penanaman jagung,” imbau Bupati Nelson. (her/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan: