HARI INI :

PARTNER PEMERINTAH, KAWAN RAKYAT

Situasi Mencekam, Aksi Panah Wayer di Kota Gorontalo Kembali Makan Korban

Bagikan dengan:

DM1.CO.ID, GORONTALO: Setelah kurang lebih tiga bulan tidak terdengar, aksi panah wayer di Kota Gorontalo kembali memakan korban.

Ahad dini-hari (9/2/2020) sekitar pukul 01.45 WITA, sekelompok orang (pemuda) tak dikenal melakukan penyerangan di Lorong Japangi di Jalan M. Husni Thamrin, Kelurahan Limba U Dua, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo.

Aksi penyerangan yang terjadi dua kali dalam selang waktu hanya beberapa jam itu, membuat seorang warga bernama Usman (38) di Lorong Japangi itu terkena panah wayer, tembus menyamping dan bersarang tepat di batang leher bagian depan.

Dalam video yang beredar, Usman nampak merintih kesakitan dikelilingi sejumlah pemuda. “Tembus eee… panah wayer.. panah wayer tembus, pa torang,” ujar pemuda yang berusaha merangkul Usman yang telah nampak pucat itu.

Korban yang juga pernah tercatat sebagai penduduk di Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo itu, langsung dilarikan ke Rumah Sakit Multazam di Jalan Gelatik, Kota Gorontalo, untuk mendapatkan penanganan medis.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan DM1 di TKP (Tempat Kejadian Perkara) menyebutkan, penyerangan dari sekelompok orang tak dikenal itu muncul secara tiba-tiba.

Sejumlah warga di Lorong Japangi yang dimintai keterangan mengaku tidak tahu-menahu ¬†penyebab terjadinya penyerangan tersebut. “Ki torang tidak tau kiapa dorang datang menyerang di kampung ini,” ujar seorang warga di Lorong Japangi.

Situasi di Jalan M. Husni Thamrin sampai dengan pukul 03.40 dini-hari Ahad (9/2/2020) masih dalam kondisi mencekam. Pihak kepolisian dibantu sejumlah anggota Koramil 1304-02 nampak telah bersiaga di TKP.

Dan sejauh ini, pihak kepolisian Sektor Kota Selatan bersama anggota Koramil telah berhasil menangkap tiga pemuda yang diduga kuat ikut dalam aksi penyerangan. Sejumlah barang bukti berupa panah wayer juga berhasil diamankan dari tangan pelaku.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dan anggota koramil masih sedang melakukan pengembangan dan memburu para pelaku lainnya. (kab/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan:
  • 12856