Isi “Libur” Corona, David Ajak Siswa SMU Ikuti Sayembara Menulis Total Hadiah Rp.50 Juta

Bagikan dengan:

DM1.CO.ID, GORONTALO: Tim penilai Sayembara Menulis tingkat SMU (Sekolah Menengah Umum) se-Provinsi Gorontalo, telah dibentuk oleh Rahmijati Jahja, pada Rabu (18/3/2020) dalam sebuah rapat terbuka di Cafe Hantaleya, Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Dalam rapat tersebut diungkapkan, bahwa para siswa SMU se-Provinsi Gorontalo akan diberi kesempatan untuk menjadi peserta sayembara menulis, dengan memilih sejumlah tema yang telah disediakan.

Tema-tema tersebut adalah merupakan bidang-bidang yang menjadi urusan Rahmijati Jahja selaku anggota Komite III di DPD-RI. Yakni di antaranya tema mengenai pendidikan; agama; kebudayaan, kesehatan; pariwisata; pemuda dan olahraga; Kesos dan Kesra; serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Sayembara menulis ini akan memperebutkan total hadiah sebesar Rp.50 Juta, yang terdiri juara umum I sebesar Rp.10 Juta, disusul dengan juara umum ke II sebesar Rp.7,5 Juta dan juara umum ke III sebesar Rp.5 Juta, serta hadiah-hadiah hiburan menarik lainnya.

Mantan Bupati Gorontalo 2 periode, David Bobihoe Akib, menjelaskan beberapa hal penting dalam rapat pembentukan Tim Penilai, Rabu malam (18/3/2020), yang dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat dari berbagai kalangan dan profesi.

Menurut David Bobihoe Akib, sayembara menulis yang akan dilaksanakan pada Awal April hingga Mei 2020 ini, sengaja diinisiatifkan oleh Rahmijati Jahja dengan sejumlah maksud dan tujuan.

Menurut David, selain untuk mengimplementasikan Permendikbud, sayembara ini juga dilakukan untuk mengisi kekosongan para siswa SMU yang saat ini “diliburkan” sebagai antisipasi penyebaran virus Corona.

David Bobiho menjelaskan, dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti, memuat kewajiban bagi siswa agar membaca 15 menit sebelum memulai pelajaran di sekolah.

“Saat ini para siswa tidak intensif belajar di sekolah, bahkan ada yang dirumahkan sebagai upaya antisipasi untuk menghindari virus Corona yang telah mewabah. Nah, untuk mengisi kekosong waktu, maka para siswa diajak untuk dapat melakukan kegiatan-kegiatan positif, misalnya dengan mengikuti sayembara menulis ini yang dapat dilakukan di rumah masing-masing,” jelas David Bobihoe seraya mengajak siswa-siswa SMU untuk tidak melewatkan momen yang bernuansa edukasi ini.

Adapun Tim Penilai lomba sayembara menulis yang telah ditunjuk dalam rapat tersebut, yakni Abdullah Kariem (penasehat), Dr. Salahudin Pakaya (ketua), Dr. Ester Yunyinger (sekretaris), dan sejumlah anggota yang terdiri dari berbagai tokoh, di antaranya Umar Karim, Abdul Muis Syam, Basri Amin, Rahmat Mamonto, Safri Saifi, serta sejumlah kalangan dari media massa di daerah ini. (ams/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan: