AntariksaTEKNOLOGITerbaru

Dari Antariksa Bagikan Foto Wukuf di Arafah, Ini Pesan Astronaut Al Neyadi

Bagikan dengan:

DM1.CO.ID, GORONTALO: Astronaut Uni Emirat Arab, Sultan Al Neyadi, saat ini sedang bertugas di Stasiun Luar Angkasa Internasional atau International Space Station (ISS).

Di sela-sela kesibukannya, Sultan Al Neyadi menyempatkan memotret suasana bumi dari ketinggian dengan menyorot pemandangan terkini Kota Makkah, pada Senin (26/6/2023), yakni di saat umat Muslim dari seluruh dunia sedang berkumpul menunaikan ibadah haji di kota suci itu.

Foto tersebut kemudian ia bagikan di akun Twitternya bernama @Astro_Alneyadi, pada Selasa (27/6/2023), dengan menuliskan kalimat yang bernada pesan kepada khususnya para jemaah haji tahun ini yang melaksanakan Wukuf, dan umumnya umat Muslim di dunia.

Yakni: Today is Arafat Day, a pivotal day during Hajj, that reminds us that faith is not just about belief, but also action and reflection. May it inspire us all to strive for compassion, humility, and unity. Here’s a view of the holy site of Mecca 🕋 that I captured yesterday,” tulis Sultan Al Neyadi dalam akun Twitternya @Astro_Alneyadi.

Hari ini adalah Hari Arafah, hari penting selama menunaikan haji, yang mengingatkan kita bahwa iman bukan hanya tentang keyakinan, tetapi juga tindakan dan refleksi. Semoga itu menginspirasi kita semua untuk berjuang demi kasih, kerendahan hati, dan persatuan. Inilah pemandangan tempat suci Mekkah 🕋 yang saya abadikan kemarin.”

Berikut di bawah ini adalah foto yang diambil oleh Sultan Al Neyadi dari ISS.

 

Sultan Al Neyadi yang bernama lengkap Sultan Saif Muftah Hamad Al Neyadi, kelahiran Al Ain Uni Emirat Arab, pada 23 Mei 1981 itu telah menjadi antariksawan di negaranya sejak tahun 2018. Dan ia memulai bertugas di luar angkasa di ISS sejak 2 Maret 2023 dengan menggunakan wahana Crew Dragon yang didorong oleh roket Falcon 9 milik SpaceX.

Itu artinya, Sultan Al Neyadi telah melewati Ramadan atau berpuasa sambil menjalankan misinya di luar angkasa. Di sana ia akan melakukan 19 eksperimen khusus, yakni di antaranya tentang kesehatan jantung, tidur, sakit punggung, sains material, biologi tumbuhan, dan cairan.

Sejauh ini, Sultan Al Neyadi bukan astronaut muslim pertama yang berhasil ke luar angkasa. Sebelumnya, seorang astronaut Uni Emirat Arab bernama Pangeran Sultan Bin Salman Al-Saud juga telah ke luar angkasa, pada 17 Juni 1985 dengan menggunakan pesawat ulang-alik STS-51G. (dbs/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan: