DM 1 APelayananPemerintahanPrestasiSosialisasiTerbaru

Rapat Virtual dengan Kemenpan RB, Sekda Ismail Ungkap Kemajuan Kota Gorontalo

Bagikan dengan:

DM1.CO.ID, GORONTALO: Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Reformasi Birokrasi (RB) Kota Gorontalo pada tahun 2019, menunjukkan progres yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal tersebut terungkap dalam rapat evaluasi SAKIP dan RB dalam rapat virtual oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Ismail Madjid, bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), pada Senin (24 Agustus 2020).

Sekda Ismail Madjid mengungkapkan, Pemerintah Kota Gorontalo terus mengoptimalkan 8 area indikator sasaran yang ditetapkan Kemenpan RB, dengan visi yang terukur. Yakni mewujudkan masyarakat  yang Sejahtera, Maju, Aktif, Religius dan Terdidik (SMART), memudahkan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo mengimplementasikan program dan kegiatan yang rencanakan.

“Alhamdulillah berkat kinerja semua OPD dari delapan indikator yang ditetapkan, khususnya Indikator yang bersentuhan dengan masyarakat, terpenuhi dengan baik,” ucap Sekda Ismail Madjid dalam keterangannya pada rapat virtual tersebut.

Sekda Ismail Madjid pun mengurai secara rinci delapan indikator itu. Di antaranya pemerataan kualitas layanan pendidikan, kesehatan dan pelayanan publik melampaui terget menjadi 77,08 persen pada tahun 2019.

Begitupun, kata Sekda Ismail Madjid, dengan daya saing kota sebagai pusat perdagangan dan jasa melalui kemudahan investasi, mengalami peningkatan realisasi, dinilai dari indikator pertumbuhan ekonomi mencapai 7,01 persen.

“Demikian juga peran UMKM dan Koperasi serta unsur primer lainnya. Jika dihitung dari PDRB per kapita mengalami lonjakan cukup signifikan, dari 16 juta naik menjadi 36 juta,” ungkap Sekda Ismail.

Tak hanya itu, lanjut Sekda Ismail, sektor infrastruktur kota sebagai pusat pemerintahan, perdagangan dan jasa, juga menunjukkan kemajuan, dengan realisasi 85 persen dibanding tahun sebelumnya.

Sekda Ismail juga membeberkan indikator lainnya berjalan sesuai target yang direncanakan sebelumnya. Artinya, mencapai 100 dalam pelaksanaan program dan kegiatan.

Ia menyebutkan, progresnya juga turut menyasar aspek Reformasi Birokrasi. Yakni di Kota Gorontalo pelaksanaan Reformasi Birokrasi pada tahun 2019 memperoleh nilai tinggi dalam pelayanan publik.

“Atas capaian itu, pelayanan publik di Kota Gorontalo  diapresiasi dengan piagam penghargaan dari Kemenpan RB. Masing-masing kepada Dinas PMPTSP dan RSUD Aloei Saboe dengan Indeks nilai A, dan Dukcapil memperoleh B,” beber Sekda Ismail.

Ia menjelaskan, nantinya OPD tersebut akan disiapkan oleh Pemerintah Kota Gorontalo untuk ditetapkan sebagai Zona integritas Wilayah Bebas Korupsi.

Sekda Ismail menyatakan, ketiga OPD itu sudah layak, karena dari segi standar pelayanan publik telah memenuhi syarat akuntabilitas. (res/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan: