Rahmijati Jahja Gelar Sayembara Menulis Tingkat SMU se-Provinsi Gorontalo, Total Hadiah Rp.50 Juta

Bagikan dengan:

DM1.CO.ID, GORONTALO: Anggota DPD-RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Gorontalo, Hj. Rahmijati Jahja, menggelar pertemuan terbuka dengan sejumlah elemen dan tokoh masyarakat, Rabu malam (18/3/2020), di Cafe Hantaleya, Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Selain dihadiri langsung oleh Rahmijati Jahja bersama mantan Bupati Gorontalo, David Bobihoe Akib, pertemuan itu juga diikuti sejumlah tokoh masyarakat dan unsur profesi, seperti kalangan Pers serta aktivis LSM.

Pertemuan tersebut menghasilkan beberapa poin penting. Di antaranya sepakat mengadakan lomba atau sayembara menulis tingkat SMU (Sekolah Menengah Umum) se-Provinsi Gorontalo.

Selanjutnya, untuk menyukseskan sayembara menulis tersebut, Rahmijati Jahja dalam  pertemuan itu juga membentuk tim lomba, yang terdiri di antaranya Abdullah Kariem (penasehat), Dr. Salahudin Pakaya (ketua), Dr. Ester Yunginger (sekretaris).

Tim itu didukung oleh sejumlah anggota yang terdiri dari berbagai tokoh pemuda, pengamat sosial serta kalangan Pers dan aktivis LSM, di antaranya Umar Karim, Abdul Muis Syam, Basri Amin, Rahmat Mamonto, Safri Saifi, dan sejumlah kalangan media massa lainnya.

Adapun tema yang akan dilombakan, yaitu sebagian besar adalah bidang yang sedang ditangani oleh Rahmijati Jahja sebagai anggota DPD-RI di Komite III. Yakni pendidikan; agama; kebudayaan, kesehatan; pariwisata; pemuda dan olahraga; Kesos dan Kesra; pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak; tenaga Kerja dan Transmigrasi; ekonomi Kreatif; pengendalian Kependudukan/Keluarga Berencana; dan perpustakaan.

Pada pertemuan tersebut juga disepakati total hadiah yang akan diperebutkan dalam lomba menulis tersebut, yakni sekitar sebesar Rp. 50 Juta, yang terdiri untuk juara umum I sebesar Rp.10 Juta, disusul dengan juara umum ke II sebesar Rp.7,5 Juta dan juara umum ke III sebesar Rp.5 Juta. Dan sayembara ini akan dilaksanakan antara April hingga Mei 2020 mendatang.

Lomba atau sayembara menulis ini, kata Rahmijati Jahja, dimaksudkan untuk menumbuhkan budi pekerti dalam konsep gerakan literasi sekolah di kalangan siswa SMU (Sekolah Menengah Umum) di abad-21 ini.

Selain itu, lanjut Rahmijati Jahja, lomba sayembara menulis ini juga diharapkan sebagai upaya untuk lebih menajamkan empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD.

Menurut Rahmijati Jahja, seluruh naskah lomba yang dinilai sebagai juara, nantinya akan dirangkum menjadi sebuah buku sebagai karya dan sumbangsih dari generasi-generasi literasi di daerah ini. (ams/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan: