HARI INI :

PARTNER PEMERINTAH, KAWAN RAKYAT

Idah Syahidah: Peran Saka Bhakti Husada Diperlukan Untuk Pemberantasan Stunting

Bagikan dengan:

Wartawati/Editor: Dewi Mutiara

DM1.CO.ID, KABUPATEN GORONTALO: Perkemahan Bakti oleh Gerakan Pramuka Saka Bakti Husada kali kedua digelar, dan dipusatkan di Pentadio Resort, Desa Pentadio, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.

Digelar Malam Selamat Datang dan Jumpa Tokoh, Perkemahan Bakti Saka Bakti Husada Tingkat Daerah Gorontalo pada Sabtu (26/10/2019) di Rumah Jabatan Bupati Kabupaten Gorontalo.

Acara tersebut dihadiri Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Provinsi Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, Bupati Nelson Pomalingo, juga Ketua Kwartir Cabang Kabupaten Gorontalo Fory Naway.

Dalam sambutannya Idah menyampaikan, agar tujuan kegiatan kepramukaan ini bisa sama-sama membantu program dari pemerintah utamanya dibidang kesehatan.

“Tentunya dibidang kesehatan ini kita perlu perpanjangan tangan sampai ketingkat masyarakat yang paling bawah, peran pramuka ini sangat penting. Karena disitu dia bisa menyampaikan informasi secara menyeluruh dan bisa diterima oleh masyarakat luas.”terang Idah Syahidah Ruslie Habibie, yang kini menjabat sebagai Anggota Komisi VIII DPR RI.

Lebih lanjut Idah menambahkan, Saka Bhakti Husada sangat diperlukan dan diadakan setiap saat, karena mereka bisa melakukan semua program dibidang kesehatan utamanya pemberantasan stunting di Provinsi Gorontalo.

Disamping itu, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengatakan sangat berterima kasih kepada semua pihak untuk penyelenggara Kemah Bhakti Husada ke-2 dipusatkan di Kabupaten Gorontalo.

“Kami dari Kwarcab Pramuka Kabupaten Gorontalo tentunya sangat mensuport dan yang pasti akan mendampingi program yang telah dibuat oleh Provinsi Gorontalo.”jelas Nelson.

Sementara itu, Dr. Rosina Kiu Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Pengendalian Penduduk dan KB Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo juga menuturkan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) sangatlah penting untuk selalu digalakkan dalam lingkungan masyarakat sehari-hari.

“Yang lebih penting adalah menyukseskan prioritas program nasional dalam mengatasi stunting. Stunting harus kita turunkan dan kita tekan, agar generasi masa depan menjadi generasi yang lebih baik.”tutup Dr. Rosina Kiu.

Kemah bakti oleh Gerakan Pramuka Saka Bakti Husada yang ke 2 ini sudah berlangsung selama tiga hari sejak tanggal 27-30 Oktober 2019. (dmk/dm1)

Bagikan dengan:
  • 13325
  • 13710
  • 13687
  • 13923
  • 13712
  • 13714
  • 13709
  • 13739
  • 13633
  • 13711
  • 13800
  • 13603
  • 13634
  • 13697
  • 13698
  • 13753
  • 13752
  • 13783
  • 13784