HARI INI :

PARTNER PEMERINTAH, KAWAN RAKYAT

Dari 15 Menjadi 664 Dokter PIDI di Provinsi Gorontalo

Bagikan dengan:

DM1.CO.ID, GORONTALO: Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) melalui Kementerian Kesehatan sejak 2013, awalnya hanya menempatkan 15 orang dokter di Provinsi Gorontalo. Namun pada 2019 ini, telah sangat meningkat menjadi 664 dokter.

Hal tersebut diungkapkan Prof. Dr. Mulyohadi Ali, Sp.FK mewakili Komite Internsip Dokter Indonesia (KIDI) Pusat, pada acara “Lepas Sambut Peserta PIDI Angkatan IV Periode November 2018-2019 Provinsi Gorontalo”, Kamis (14/11/2019), di Hotel Horison Nayumi, Kota Gorontalo.

Acara yang digelar oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo itu, juga menghadirkan dr. Dwi Juliani mewakili Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) Pusat; Suleman Mile, SKM, M.Kes selaku Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan; dan Yamin Ahsan, SKM, M.Kes mewakili KIDI Provinsi Gorontalo.

Prof. Mulyohadi menyatakan, dengan adanya program ini, tentu saja diharapkan bisa meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, serta membantu pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dokter di daerah.

Sementara itu, Suleman Mile, SKM, M.Kes (Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan) juga berharap agar PIDI dapat berlangsung terus-menerus, karena program ini bisa membantu masyarakat dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit dan di berbagai Puskesmas.

“Harapan kami untuk program Internsip ini perlu dilanjutkan ke depan dan bisa sampai ke rumah sakit di Provinsi Gorontalo secara merata,” imbau Suleman.

Suleman mengaungkapkan, jumlah peserta PIDI yang akan selesai bertugas berjumlah 50 orang. Sementara yang disambut untuk bertugas selama setahun ke depan juga adalah sebanyak 50 orang.

Mereka yang ditugaskan tersebut, lanjut Suleman, akan di sebar di tiga wahana rumah sakit selama 8 bulan, dan di tiga Puskesmas untuk masa tugas 4 bulan.

Suleman merinci, 18 orang di RSUD Aloei Saboe dan Puskesmas Kota Selatan; 15 orang di RSUD Dunda dan Puskesmas Limboto Barat, serta di RSUD Toto Kabila dan di Puskesmas Kabila,” urai Suleman.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penanda-tanganan berita acara serah terima oleh masing-masing perwakilan dari 3 wahana yang menjadi lokasi penempatan. Di antaranya RSUD Aloei Saboe Kota Gorontalo, RSUD dr. M. M. Dunda Kabupaten Gorontalo, dan RSUD Toto Kabila Kabupaten Bone Bolango.

Selain memberikan bingkisan kenang-kenangan kepada pendamping, para peserta PIDI pun menyampaikan pesan dan kesan-kesannya selama setahun menjalankan tugas. (res/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan:
  • 12856
  • 14483