Bupati Darwis Sediakan Hunian Sementara Bagi 16 KK Pengungsi Sulteng

Bagikan dengan:
Wartawan: Kisman Abubakar~ Editor: Avi|

DM1.CO.ID, BOALEMO: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boalemo beserta para pengungsi korban gempa dan tsunami Palu, Rabu (7/11/2018), melakukan doa bersama di Aula BPU Tilamuta.

Dalam doa bersama tersebut, Bupati Boalemo, Darwis Moridu didampingi Sekretaris Daerah, Husain Etango; Kepala Dinas Sosial, Nurdin Djaini; serta Camat Tilamuta mengatakan, 16 Kepala Keluarga (KK) asal Sulawesi Tengah (Sulteng)  yang saat ini tinggal dalam pengungsian sudah menjadi warga Boalemo asli. Maka semua akan dipermudah bagi mereka, termasuk modal usaha.

“Pengurusan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), Kartu Tanda Penduduk (KTP), akta kelahiran, serta fasilitas lainnya akan digratiskan. Termasuk perumahan layak huni bagi mereka yang akan dibangun nanti, jika sudah menetap di Kabupaten Boalemo,” ungkap Darwis.

Sebelumnya para pengungsi ini menempati beberapa ruangan di Panti Asuhan Sitti Rawi. Namun kini, mereka sudah dibangunkan petak-petak kamar di Aula BPU Tilamuta, sebagai hunian untuk sementara waktu.

“Para pengungsi ini merupakan saudara kita juga, kebetulan mereka memang asli dari Kabupaten Boalemo yang sudah bertahun-tahun merantau dan menetap di Kota Palu. Sehingganya kita dari Pemkab Boalemo wajib membantu mereka, menyediakan apa saja yang menjadi kebutuhan pokok mereka. Karena mereka berada di Kabupaten Boalemo sudah hampir kurang lebih satu bulan,” lanjut Darwis.

Orang nomor satu di Bumi Damai Bertasbih itu pun berharap, hunian yang disediakan oleh Pemkab Boalemo untuk sementara waktu ini dapat dipergunakan sebaik mungkin.

“InsyaAllah ke depan, jika para pengungsi dari Kota Palu sudah menetap di Kabupaten Boalemo, kami akan sediakan rumah paten layak huni bagi enam belas KK tersebut,“ tutup Darwis Moridu.

Sementara itu, perhatian Darwis Moridu terhadap 16 KK korban gempa dan tsunami Palu, yang saat ini tinggal di Aula BPU Tilamuta, ternyata mendapat apresiasi dari Aty (48) selaku salah satu pengungsi.

Aty mewakili seluruh pengungsi mengaku, sangat bangga dan berterima kasih kepada Bupati Boalemo yang selama ini terus memperhatikan kondisi para pengungsi, dan tiada henti-hentinya mengucurkan berbagai bantuan demi memenuhi segala kebutuhan pengungsi.

“Selama di Kota Palu, pasca gempa dan tsunami kami hanya tidur beralaskan jalan. Namun di Kabupaten Boalemo sungguh luar biasa perhatian Pak Darwis, sudah mau menyediakan kami tempat tinggal yang melebihi dari cukup ini,” ujar Aty.

Lebih lanjut, Aty mengungkapkan, ada 16 KK dan 21 anak-anak yang saat ini tinggal di Aula BPU Tilamuta, dan akan menetap di Kabupaten Boalemo. Dengan harapan dapat memperoleh bantuan modal usaha, agar bisa mencari nafkah sesuai dengan keahlian yang dimiliki.

“Kami sudah trauma tinggal dengan kecemasan dan kekhawatiran di Kota Palu. Sehingga kami meminta kepada Bupati Boalemo, jika berkenan bantulah kami dalam modal usaha untuk memulai hidup baru kami di Kabupaten Boalemo. Agar kami tidak bergantung dengan bantuan dari pemerintah terus-menerus, karena kami sangat yakin Pak Bupati Darwis mempunyai jiwa dan hati yang besar untuk membantu sesama,” pungkas Aty. (kab/avi/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan: