Ada “BMW Gratis” di RSTN Boalemo

Wartawan: Kisman Abubakar-
Editor: AMS

DM1.CO.ID, GORONTALO: Demi mendukung dan menyukseskan Program Kerja pasangan Bupati Boalemo periode 2017-2022, H. Darwis Moridu dan H. Anas Jusuf, yang bertajuk BMW (Boalemo Melayani Warga), Rumah Sakit Daerah Tani dan Nelayan RSTN Boalemo memberikan sejumlah pelayanan kesehatan gratis, yang meliputi pemeriksaan golongan darah, pemeriksaan katarak, dan pelayanan sosialisasi BPJS.

Kegiatan BMW tersebut diawali apel bersama dengan seluruh SKPD yang dipusatkan di Lapangan Desa Buti, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, Senin pagi (24/07/2017).

Tampaknya, Pelayanan kesehatan dari RSTN Boalemo tersebut boleh dikata merupakan langkah awal (pembuka) dari program kerja “BMW” yang dicanangkan Darwis Moridu dan Anas Jusuf dalam memulai tugasnya sebagai pasangan Bupati Boalemo terpilih 2017.

Sekretaris RSTN Boalemo, dr. Rahmawaty Dai, MARS, kepada DM1 di lokasi kegiatan mengatakan, warga harus memanfaatkan kesempatan ini dengan semaksimal mungkin. Sebab, kegiatan ini menjadi program rutin dari Bupati dan Wakil Bupati Boalemo untuk melayani seluruh warga hingga ke kecamatan.

Rahmawati yang akrab di sapa dr. Vika itu menjelaskan, pemberian pelayanan kesehatan ini sengaja dipadu dengan sosialisasi seputar BPJS, sebab hingga kini banyak pihak yang masih keliru pemahamannya terhadap BPJS.

“Ketiga pemeriksaan (pelayanan) yang kami adakan di lokasi kegiatan ini, alasanya karena masih banyak masyarakat yang datang ke rumah sakit belum mengurus kartu BPJS, sehingga banyak kesalapahaman warga dengan BPJS. Untuk itu kami adakan sosialisasi,” ujar dr. Vika.

Untuk pemeriksaan katarak, menurut dr. Vika, pihak RSTN turun langsung ke lapangan guna memberikan kemudahan pelayanan kepada warga yang ingin memeriksakan matanya. “Dari hasil pemeriksaan itu, kami pihak RSTN akan menindak-lanjuti dan menjadwalkan mengenai operasinya jika diperlukan,” jelas dr. Vika.

Sementara itu, Jufri Yusuf selaku Kepala Rekam Medik, dan juga sebagai Tim Penanganan Keluhan JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) di RSTN Boalemo mengatakan, pada kegiatan BPJS kali ini dalam pelayanannya untuk RSTN Boalemo, pihak RSTN hanya membantu masyarakat memberikan informasi mengenai pengurusan atau penerbitan kartu BPJS.

“Untuk penerbitan kartu adalah menjadi hak BPJS Kesehatan. Kita (RSTN) hanya membantu menyosialisasikan kepada masyarakat,” ujar Jufri.

Pada kesempatan yang sama, dr. Nur Azizah Juzmi, Sp.M, M.Kes sebagai dokter spesialis mata di RSTN Boalemo menerangkan, kebutaan terbanyak yang jarang disadari masyarakat yaitu katarak.

Katarak, menurut dr. Nur Azizah, adalah kebutaan yang sebenarnya bisa diperbaiki dan diobati, namun kadang-kadang masyarakat baru dapat menyadarinya ketika dikunjungi oleh pihak kesehatan.

Dokter Nur Azizah menyebutkan, khusus dalam program Boalemo Melayani Warga ini, pihak RSTN Boalemo dapat menyaring pasien katarak yang akan jadwalkan untuk operasi.

Dikatakannya, Pihak RSTN Boalemo saat ini sudah menggunakan alat cangih untuk operasi katarak dengan hanya memerlukan waktu kurang lebih 15 menit saja insyaAllah operasinya selesai.

“Maka dari itu, kami berharap masyarakat agar dapat memanfaatkan kesempatan ini. Sebab buta itu tidak ada yang wajar, selama masyarakat masih ada niat untuk berobat, kami pihak RSTN Boalemo melayani dengan tulus,” pungkas dr. Nur Azizah.

(oli7/DM1)

Komentar anda :

Muis Syam

2.664 views

Next Post

Kemenkes Sebut Dua Penyakit yang Perlu Diwaspadai Jamaah Haji 2017

Rab Jul 26 , 2017
DM1.CO.ID, JAKARTA: Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Eka Jusup Singka mengakui, selain penyakit jantung, juga ada dua jenis penyakit yang perlu diwaspadai Jamaah Haji Indonesia 2017. Kedua penyakit itu adalah Diabetes Militus dan Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV). Komentar anda :