Wartawan Ditembak Hingga Tewas di India

DM1.CO.ID, New Delhi – Seorang wartawan yang bekerja untuk harian berbahasa lokal ditembak hingga tewas di Negara Bagian Bihar, India Timur, kata beberapa pejabat pada Rabu (4/1/2017).

Pembunuhan tersebut terjadi di Desa Salakhni di Kabupaten Samastipur, sekitar 86 kilometer di sebelah timur Patna, Ibu Kota Bihar.

“Beberapa saksi mata mengatakan kepada kami semalam beberapa pria yang tak dikenal melepaskan tembakan secara membabi-buta ke arah Braj Kumar Singh ketika wartawan tersebut sedang berbicara dengan beberapa pekerja di tempat pembakaran batu bata, tepat di luar rumahnya,” kata seorang pejabat polisi, sebagaimana dikutip Xinhua.

Ia menambahkan, “Singh adalah koresponden di harian berbahasa Hindi.”

Setelah serangan itu, para penyerang melarikan diri dari lokasi, kata beberapa saksi mata kepada media.

Warga setempat mengatakan meskipun Singh dibawa ke rumah sakit, para dokter menyatakan ia tiba dalam keadaan tidak bernyawa.

“Singh ditembak di dada, perut dan kepala,” kata pejabat polisi tersebut.

Pada Desember, seorang wartawan yang bekerja untuk satu surat kabar berbahasa lokal ditembak hingga tewas di Kabupaten Rohtash.

Pada Mei, beberapa pria bersenjata membunuh Rajdeo Ranjang, Kepala Biro harian lain yang berbahasa Hindi, Hindustan, di Kabupaten Silwan di negara bagian tersebut.

Pada 2015, sembilan wartawan dibunuh di India, kata Repoters Without Borders.

India menjadi “tempat yang lebih berbahaya untuk melaksanakan tugas jurnalistik”, kata komite perlindungan wartawan itu, yang berpusat di New York City.

(atr/DM1)

Komentar anda :

Muis Syam

1.229 views

Next Post

GIB: KPK Jangan Takut, al-Maidah 51 Sudah Lunturkan Kekebalan Ahok

Jum Jan 6 , 2017
DM1.CO.ID, JAKARTA: Berkas-berkas korupsi yang melibatkan Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hingga kini masih tersimpan dalam brankas di gudang. Dan menurut, Gerakan Indonesia Bersih (GIB), berkas-berkas tersebut sudah seharusnya segera dibuka dan kembali dilanjutkan prosesnya. Komentar anda :