BREAKING NEWS
| Terkait Dugaan Korupsi GORR, Kejati Gorontalo Dalami Keterlibatan Gubernur Rusli? | Geger, Sejumlah WNI Tionghoa Sekap dan Aniaya Anggota TNI-AU di Medan | Mengaku Tobat, Sejumlah Kelompok Relawan Jokowi Bertekad Menangkan Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019 | Bendera “Agustusan” Dicopot Pengelola Apartemen Kalibata City, Warga Protes | Rakernas GSI, Ratna Sarumpaet: Kita Harus Jadi Provokator Terbaik untuk Perubahan

TMMD ke-102 di Boalemo Dibuka Secara Resmi

Bagikan dengan:
Wartawan: Kisman Abubakar~
Editor: AMS|

DM1.CO.ID, BOALEMO: Untuk kesekian kalinya, Kabupaten Boalemo menjadi salah satu lokasi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tingkat nasional.

Pencanangan pelaksanaan kegiatan inipun digelar dalam sebuah upacara pembukaan TMMD ke-102, di lapangan Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, Selasa (10/7/2018).

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie, ini dihadiri langsung Pangdam XIII Merdeka, Mayjend. TNI. Madsuni; Kapolda Gorontalo, Brigjen. Pol. Drs. Rachmad Fudail, MH; Bupati Boalemo, Darwis Moridu, dan Wakil Bupati Boalemo, Anas Yusuf, serta perwakilan pimpinan daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah se-Provinsi Gorontalo.

Selain itu juga dihadiri sejumlah unsur TNI lainnya. Di antaranya, Danrem 131/Satiago Brigjend. TNI. Joseph Robert Giri; Danrem 133/Nani Wartabone, Kolonel Czi. Arnold Aristoteles Ritiaw; Danlanal Gorontalo Letkol. AL. Tonni Sundah; Danbrigif 22/Otamanasa, Letkol. Inf. Veriyanto Napitupulu.

Dalam kegiatan tersebut terungkap, bahwa program TMMD ini merupakan salah satu bentuk pengabdian TNI dalam mewujudkan pertahanan negara di daerah tangguh.

Selain itu, TMMD ini juga merupakan komitmen TNI dalam memberikan kontribusi terhadap pelestarian sejarah, terutama nilai kemanunggalan TNI dan rakyat.

Dalam sambutannya Rusli Habibie menyampaikan, pelaksanaan TMMD adalah merupakan bukti kepedulian dari segenap unsur TNI, terutama dalam upaya memperteguh sikap dan tekad kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dalam kiprahnya, kata Rusli, TNI selalu mengabdikan dirinya bagi kepentingan rakyat. Terlebih sekarang ini sesuai program Nawacita dari Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan seluruh Kabinet Kerja. Yakni, membangun Indonesia dari pinggiran Desa dan menata Kota.

“Pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, yaitu kepada pimpinan TNI/Polri, bupati, camat, kepala desa. TNI hadir demi mempercepat penanggulangan kemiskinan, terutama bagi desa yang menjadi lokasi TNI Manunggal Membangun Desa agar benar-benar dapat terwujud,” ujar Rusli. (nhs-kab/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan:
Scroll Up