DM 1 BPemerintahanPILIHANTerbaru

Sukses Turunkan Angka Kemiskinan 2 Persen, Bupati Nelson Mengaku Masih Belum Puas

Bagikan dengan:
Editor : Vita Pakai|

DM1.CO.ID, GORONTALO: Berbagai Program intervensi pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam rangka menurunkan angka kemiskinan selang dua tahun pada kepemimpinan Bupati Gorontalo Prof.Nelson terus digelontorkan. melalui kolaborasi Organisasi Pimpinan Daerah (OPD)  Lingkup Pemerintah Kabupaten Gorontalo program intervensi ini dikeroyok lewat program diantaranya, Pemenuhan rumah layak huni yang pada tahun 2016 sesuai RPJMD berhasil membangun 500 unit mahayani, program ini berlanjut pada tahun 2017 dan melampaui target hingga terbangun 1.700 unit rumah dan jika tidak ada aral melintang program pemenuhan rumah mahyani ini tahun 2018 pemerintah Kabupaten Gorontalo akan membangun 2.300 unit rumah yang berasal dari berbagai sumber dana yang diperuntukan bagi warga miskin.

Disamping program pemenuhan rumah, melalui dinas sosial berbagai program digelontorkan, antara lain pemberian modal usaha, pemberian bantuan usaha ekonomi Produktif (UEP), bantuan usaha bersama (Kube ) dan masih banyak lagi.

Selain itu, melalui dinas pertanian masyarakat miskin khususnya petani diperhatikan melalui pemberian bibit gratis hingga alsintan. Demikian pula pada dinas kesehatan, dinas pendidikan dan hingga pemenuhan dasar layanan air yang tadinya hanya 30 persen saat ini pada tahun 2018 sudah mencapai 50 persen pengguna air bersih.

Dengan berbagai intervensi memutuskan rantai kemiskinan yang data menunjukan tahun 2016 kemiskinan pada deretan 21,3 persen maka tahun 2018 angka kemiskinan turun hingga dua persen yakni 20,8 persen.

Disamping sukses dengan capaian ini dengan sendirinya juga berbagai program ini berpengaruh pada jumlah angka penggangguran. Angka pengangguran bertengker pada 17 persen turun hingga 14 persen dengan program yang digolontorkan pada dinas Nakertrans berupa pemberian suplai yakni penciptaan wira usaha baru.

Pada dinas kesehatan, problema stunting yang bertengker pada 40 persen turun hingga 24 persen. Angka ini dinilai pusat sukses karena Kabupaten Gorontalo menjadi salah satu pilot project selain provinsi bali. Karena di Indonesia hanya Kabupaten Gorontalo dan provinsi baru yang dinilai sukses dalam penurunan stunting.

Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo saat dimintai tanggapan terkait hal tersebut, mengatakan bahwa prestasi-prestasi yang telah dicapai tidak serta membuatnya bangga dan senang.

“Saya Bupati di Kabupaten Gorontalo terhitung baru dua tahun. Kesuksesan ini belum seberapa, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sisa masa jabatan ini,” kata Bupati Nelson usai membuka kegiatan Bimbingan teknis usaha ekonomi produktif kelomppok usaha bersama (UEP-KUBE) di Aula kantor Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo, Sabtu (19/5/2018).

Untuk itu, Bupati Nelson berharap kepada jajaran OPD untuk terus bekerja dan bekerja demi rakyat Kabupaten Gorontalo, ”Kita jangan terbuai dengan prestasi karena masih banyak pekerjaan rumah, masih banyak rakyat miskin dan angka ini masih tinggi sehingga saya belum puas,” tegas Bupati Nelson.

Lebih Lanjut Bupati Nelson mengatakan, sebagai pemimpin yang diberikan amanah oleh rakyat tentunya pihaknya akan terus berusaha agar amanah tersebut bisa dipegang, dicapai bahkan jika bisa harus melampaui target yang telah ditentukan.

“Kita ini diberi amanah, ya kalau bisa melampaui target dan target kita  memang kalau bisa  dua persen pertahun, dan sekarang sudah dua persen keberhasilan kita menurunkan angka kemiskinan,” ujar Bupati Nelson.

Maka dari itu, dirinya mengatakan, semoga dengan kencarnya pemerintah daerah Kabupaten Gorontalo melakukan hal tersebut dengan memanfaatkan kolaborasi antar dana desa, dana provinsi, dana kabupaten, serta dana pusat maka usaha menurunkan angka kemiskinan akan tercapai. Dan bahkan pemerintah daerah pun akan melibatkan pihak swasta.

“Mudah-mudahan dengan kencarnya melakukan hal itu, kolaborasi dengan dana desa, dana provinsi, dana kabupaten dan dana pusat, Insha Allah akan turun. Bahkan swasta akan kita libatkan melaui forum CSR yang minggu depan akan kita bentuk,” pungkas Bupati Nelson.

[vt-dm1/if]
Komentar anda :
Bagikan dengan: