Sekda Darda Ungkap Penyebab Naiknya Indeks Demokrasi di Provinsi Gorontalo

DM1.CO.ID, GORONTALO: Sebagai wujud kepedulian terhadap kondisi demokrasi di tanah air, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbang-Pol) Provinsi Gorontalo pun menggelar diskusi “Peningkatan Partisipasi Indeks Demokrasi Indonesia (IDI)”, Jumat (3/5/2019).

Diskusi yang digelar di Aula Kantor Badan Kesbang-Pol Provinsi Gorontalo tersebut mengangkat tema: “Menakar Demokrasi di Provinsi Gorontalo Pasca Pemilu Serentak 2019”.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Gorontalo, Darda Daraba, dalam kesempatan itu menyampaikan beberapa hal penting.

Menurut Sekda Darda, dalam kehidupan bernegara, stabilitas politik merupakan syarat fundamental untuk menopang aspek lain, seperti ekonomi, sosial, budaya, serta pertahanan dan keamanan.

Sekda Darda menjelaskan, jika stabilitas politik meningkat, maka keterpaduan politik dan sosial akan mengikutinya, sehingga sistem politik yang ada tetap berdiri tegak.

Ia mengungkapkan, dalam tataran kehidupan politik, implementasi demokrasi ini dapat diwujudkan dengan Pemilu yang relatif kondusif dan lancar yang patut diberikan apresiasi yang tinggi.

Sekda Darda memaparkan, dibanding tahun 2012, Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Provinsi Gorontalo pada 2017 dinilai mengalami kenaikan.

Jika di tahun 2012, kata Sekda Darda, IDI masih berkategori “buruk” dengan nilai indeks di bawah 60, maka pada tahun 2017 IDI mengalami peningkatan, yakni berada pada angka 73,92 persen dengan kategori “sedang”.

Sekda Darda mengungkapkan, meningkatnya IDI Provinsi Gorontalo pada 2017 tersebut adalah ditopang oleh tiga aspek. Yakni, aspek kebebasan sipil yang sudah berkategori baik dengan nilai 85,30 poin; aspek hak-hak politik sebesar 8,18 poin dengan kategori sedang; dan aspek lembaga demokrasi sebesar 68,73 poin dengan kategori sedang.

Pada kesempatan itu, Sekda Darda juga menyampaikan terima kasihnya, karena berkat dukungan dari semua pihak, penyelenggaraan tahapan Pemilu Serentak 2019 di Provinsi Gorontalo telah berjalan sukses, lancar dan aman, sejak pendaftaran calon peserta Pemilu, masa kampanye hingga pada hari H.

Sekda Darda pun mengimbau, melalui diskusi ini diharapkan bisa mengevaluasi Indeks Demokrasi di Gorontalo, agar dapat menemukan langkah-langkah untuk meningkatkan partisipasi indek demokrasi di daerah ini.

Selain dihadiri dari pihak BPS (Badan Pusat Statistik) Provinsi Gorontalo, diskusi ini juga diikuti peserta yang berasal dari sejumlah tokoh masyarakat, tokoh adat, organisasi mahasiswa, BEM, dan pemerhati demokrasi. (ori/dm1)

Komentar anda :

Muis Syam

6 views

Next Post

Dinas PUPR Gelar Halal Bi Halal, Handoyo: Jangan Ada Yang Belum Saling Memaafkan

Sen Mei 6 , 2019
Wartawan: Rizal Mailili~Editor: Dewi Mutiara DM1.CO.ID, GORONTALO: Dinas Perumahan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo menggelar halal bi halal untuk menyambut bulan suci Ramadhan, Kamis (2/5/2019). Komentar anda :