Salurkan BLT Tahap Kedua, Kades Mohamad Alim: Tetap Waspada dengan Covid19

Bagikan dengan:

DM1.CO.ID, BONEBOLANGO: Pemerintah Desa Bonda Raya, Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango, melakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap kedua, pada Rabu (3/6/2020).

Guna menghindari kerumunan, proses penyaluran BLT kali ini dilakukan di depan salah satu rumah warga desa setempat, dihadiri langsung oleh Camat  Suwawa Selatan, Oktavianus Tangahu, dan dipantau oleh Pendamping Desa  dan Pendamping Lokal Desa.

Penyerahan BLT inipun dilakukan secara simbolis, dan selebihnya para warga penerima diundang hadir ke rumah Kades Bonda Raya untuk menerima BLT tersebut.

Pada kesempatan itu, Camat Oktavianus Tangahu berharap, hendaknya BLT tersebut dapat dipergunakan sebaik-baiknya untuk kebutuhan rumah tangga, terlebih di saat imbauan stay at home pada masa pandemik Covid19 ini.

“Bantuan yang diberikan agar masyarakat bisa sedikit betah di rumah, dan menjaga anggota keluarga dari penyebarannya Covid19” ujar Camat Oktavianus Tangahu.

Sementara itu, Mohamad Alim selaku Kades (Kepala Desa) Bonda Raya menyebutkan, anggaran BLT ini bersumber dari Dana Desa (DD), serta jumlah penerima 93 KK (Kepala  Keluarga) telah disepakati melalui rapat hasil penetapan BLT tahap pertama. “Dan sekarang kontinu hingga selesai sesuai tahapan, guna membantu masyarakat yang terkena dampak Covid19,” kata Kades Alim Mohamad.

Dengan situasi Covid19 yang masih mewabah, Kades Mohamad Alim pun berharap kepada seluruh warga Desa Bonda Raya agar senantiasa taat terhadap protokol kesehatan. “Yakni menggunakan masker,  tetap jaga jaga jarak, dan selalu cuci tangan, supaya kita dapat memutus  rantai penyebaran virus ini,” imbau Kades Mohamad Alim.

Selaku pemerintah di desa, Mohamad Alim pun mengingatkan kepada semua pihak agar tidak menganggap remeh virus ini (Covid19).

“Karena jumlah yang terinfeksi di Provinsi Gorontalo sudah mencapai 200-an jiwa. Dan kemungkinan bertambah itu ada, maka mohon untuk tetap stay at home, agar keluarga bisa terhindar dari virus ini,” tanda Kades Mohamad Alim.

Penularan Covid19 ini, jelas Kades Mohamad Alim, tidak seperti penyakit mata pete (sakit mata memerah) yang apabila terjangkit membuat mata ikut menjadi merah. Namun sakit mata ini bisa dihindari karena penderita dapat langsung diketahui.

“Tapi penderita Covid19 ini tidak kelihatan. Bisa jadi saya atau kalian ada pembawa virus ini. Maka bersikap waspada itu perlu,” harap Kades Mohamad Alim. (res/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan: