Rizal Ramli Tak Bisa Hadiri Undangan Barisan Pemuda Indonesia, Ini Klarifikasinya

DM1.CO.ID, JAKARTA: Barisan Pemuda dan Rakyat Indonesia mengundang para tokoh penyelamat negeri serta seluruh anak bangsa yang masih setia pada Pancasila & NKRI, untuk hadir dalam acara Konsolidasi Akbar di Balai Sudirman (Rabu, 27 September 2017) dan Parade Kesaktian Pancasila di Bundaran HI (Ahad 1 Oktober 2017).

Demikian isi desain poster yang beredar di berbagai penjuru media sosial sejak Senin (25/9/2017).

Selain kalimat seruan , dalam desain poster tersebut juga terpajang sejumlah deretan foto tokoh nasional. Salah satunya, mantan Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur yang juga mantan Menko Kemaritiman dan Sumber Daya era Presiden Jokowi, yakni Dr. Rizal Ramli.

Menyikapi hal tersebut, Yoss Nggarang selaku salah seorang tim komunikasi Dr. Rizal Ramli bergegas menyampaikan klarifikasi.

Yoss mengaku mengapresiasi panitia Barisan Pemuda dan Rakyat Indonesia yang telah berkenan mengundang atau menyatakan Dr. Rizal Ramli sebagai salah satu tokoh yang diundang.

Sayangnya, menurut Yoss, untuk acara pada tanggal 27 September dan 1 Oktober 2017 tersebut, Dr. Rizal Ramli menyatakan tidak dapat hadir.

“Kami berharap pihak panitia acara dapat berbesar hati untuk tidak lagi menyertakan foto wajah Dr. Rizal Ramli dalam poster yang diedarkan. Demikian klarifikasi ini kami buat. Semoga dapat memberikan kejelasan bagi semua pihak. Terima kasih,” pungkas Yoss melalui keterangan tertulis kepada sejumlah redaksi media pemberitaan online di tanah air, Senin (25/9/2017).

(dbs-ams/dm1)

Komentar anda :

Muis Syam

1.793 views

Next Post

Lagi, Walikota Marten Taha Terima Penghargaan dari Kemendikbud-RI

Jum Sep 29 , 2017
Wartawan: Alfisahri Pakaya~ Editor: AMS DM1.CO.ID, GORONTALO: Setelah begitu banyak prestasi dan penghargaan berhasil diraih Pemerintah Kota Gorontalo. Kali ini, Walikota Gorontalo, Marten Taha, menerima satu penghargaan lagi. Yakni, Anugerah Kebudayaan dan Penghargaan Maestro Seni Tradisi 2017 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Komentar anda :