Perdis Aleg DPRD Boalemo ke Acara LSE-2020 Dinilai tidak Berfaedah

Bagikan dengan:

DM1.CO.ID, BOALEMO: Seorang aktivis di Kabupaten Boalemo, Darno Olii, mengaku sangat kecewa lantaran sudah berkali-kali ke Kantor DPRD Boalemo untuk membawa aspirasi dan keluhan kepada para anggotaDPRD, namun tak berhasil karena para wakil rakyat itu sedang melakukan perjalanan dinas (Perdis) menghadiri Legislative SulutGo Expo (LSE) yang ke-8, tahun 2020.

Darno pun menumpahkan unek-uneknya di media ini, Selasa (3/3/2020), terkait anggota legislatif (Aleg) DPRD Boalemo yang lebih memilih “keluyuran” keluar daripada menjalankan tugas dan tanggung-jawabnya melayani rakyat di daerah.

Spontan, unek-unek tersebut pun mendapat tanggapan positif dari banyak kalangan. Salah satunya dari seorang netizen di salah satu grup Facebook bernama Setya Novinto, secara tajam juga ikut menyoroti “hobby” para Aleg tersebut.

Sebagai bagian dari rakyat Boalemo, Setya Novinto menilai acara Legislative SulutGo Expo itu adalah kegiatan yang tidak ada faedahnya sama sekali untuk rakyat Boalemo.

“Coba apa agenda kegiatan expo tersebut yang mengena langsung dengan kepentingan rakyat? Tidak ada sama sekali,” demikian penggalan komentar Setya Novinto di FB.

Setya Novinto membeberkan, tiap tahun kegiatan itu diikuti oleh para Aleg di Boalemo. Dan tahun lalu, bahkan diliput oleh salah satu media televisi lokal biro Boalemo.

“Cuma kegiatan nyanyi-nyanyi di panggung, selain itu mohon maaf, tidak ada yang dipertontonkan, rakyat cuma dikasih liat dorang pe suara fals,” tandas Setya.

“Rakyat menolak Aleg2 utk ikut kegiatan2 Legislatif Expo, kalau mau bikin Expo itu yg mengena dgn kepentingan rakyat itu Expo Job Fair besar2an utk lowongan kerja, Expo ekonomi kreatif dll…harusnya Legislatif itu bisa berinisiatif dgn eksekutif utk kegiatan Expo Job Fair dll,” tulis Setya.

Menurutnya, acara Legislative SulutGo Expo  itu adalah kegiatan yang memuakkan. “Apa yg mau di Expo/dipamerkan? Cm di Sulutgo yg Kase abis anggaran dgn cara/model begini? Semua berangkat,” tulis Setya.

Harusnya, kata Setya, anggota dewan tidak perlu semuanya harus pergi, apalagi dengan sekaligus mengikut-sertakan para staf. Sebab itu, hanya membuang-buang anggaran perdis yang amat besar. “Cukup Setwan (Sekretaris dewan) saja mewakili,” katanya.

Setya Novinto pun menyindir, bahwa seharusnya yang baik dipamerkan oleh anggota dewan itu adalah jalan rusak, stadion rusak, angka kemiskinan, pengangguran, dan lain-lain. “Bukan pamer suara (nyanyi-nyanyi) di legislatif idol, nyanyi2 dipanggung,” lontar Setya seraya menegaskan bahwa masyarakat menolak Aleg yang lebih doyan membuang-buang anggaran perdis yang dinilai tidak mendatangkan manfaat untuk kesejahteraan rakyat.

“Kelakuan” Aleg sekarang ini, menurut Setya, sama saja dengan Aleg-aleg periode yang lalu-lalu. “Sama saja seperti periode-periode sebelumnya, tdk ada bedanya…anggota DPRD hanya buat kecewa rakyatnya, kerja hanya rapat, kalo gk rapat yg gak kerja. Itu fakta. Sudah nikmati perdis tapi kurang kontribusi utk kesejahteraan rakyat,” tulis Setya.

Lahmudin Hambali selaku Wakil Ketua DPRD Boalemo saat dimintai tanggapannya terkait acara LSE-2020 yang dinilai tidak punya faedah tersebut, hingga berita ini diturunkan belum memberi respons via WhatsApp, Rabu (4/3/2020).

Namun salah seorang Anggota DPRD Boalemo, Resvin Pakaya, sempat memberikan keterangan kepada DM1 terkait hal tersebut.

“Selama saya sejak dilantik jadi anggota DPRD Boalemo, semua agenda perjalanan dinas, belum pernah saya temui masuk kategori ‘keluyuran’, kalaupun ada, saya yang pertama kali mempermasalahkan agenda perdis yang tidak penting untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Boalemo tersebut,” tulis Resvin Pakaya melalui percakapan via WhatsApp, Rabu (4/3/2020).

Sementara itu, salah seorang staf DPRD Boalemo mengirimkan susunan LSE-2020 yang sedang diikuti oleh rombongan DPRD Boalemo di Kota Manado tersebut. Yakni di antaranya: Fashion Show; Simulasi Rapat Paripurna; Go Expo Talent Show dewan dan sekretariat; Pidato Politik Dewan; Catur Perorangan Dewan dan sekretariat; Yel-yel wakil rakyat; Majalah Dinding Legislatif Expo; Pameran Dewan, Talk Show; Kuliah Umum Mahasiswa; Talk Show APBD, Talk Show Komunikasi Publik; Dialog Bersama Wakil Rakyat; Talk Show Pilkada. (kab/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan: