Panen Raya Jagung Hibrida, Bupati Darwis Pacu Semangat Petani

DM1.CO.ID, BOALEMO: Pemerintah Kabupaten Boalemo saat ini benar-benar memberikan perhatian khusus dalam meningkatkan produktifitas Tanaman Jagung.

Setelah menyerahkan bantuan bibit jagung dan pupuk secara gratis beberapa waktu lalu, kali ini Bupati Boalemo H. Darwis Moridu menghadiri panen raya jagung hibrida, di Desa Buti Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, Jumat (23/2/2018)

Panen raya ini dilakukan di lahan seluas 35 ha dalam satu perkebunan milik kelompok tani “Lestari”. Selain Bupati Darwis Moridu, kegiatan ini dihadiri oleh Plt. Sekda Boalemo, Camat Mananggu, Danramil Mananggu, Kapolsek Mananggu, para Kepala SOPD di Lingkungan Pemkab Boalemo serta masyarakat Desa Buti yang sangat antusias melihat proses panen raya ini.
Disela-sela kegiatan itu, Bupati Darwis Moridu menyampaikan apresiasinya dan berharap kiranya para terus memacu semangat untuk me-ningkatkan produktifitas salah satu tanaman unggulan ini.

“Di tahun 2018 ini pemerintah Kabupaten Boalemo sudah menyalurkan bantuan bibit jagung dan pupuk gratis kepada para petani, hal ini diharapakan bisa memacu semangat kerja para petani untuk lebih meningkatkan produktifitas tanaman jagung di Kabupaten Boalemo,” imbau Bupati Darwis.

Bupati Darwis menjelaskan, bahwa para petani harus menggunakan kesempatan dengan sebaik mungkin, karena harga jual jagung di Kabupaten Boalemo saat ini masih sangat baik.

“Harga jagung saat ini sudah bagus, dimana Pemerintah Pusat melalui Meteri Pertanian telah menetapkan harga gudang minimal Rp 3.150/kg dengan kadar air 15 % dan untuk pengambilan langsung pada petani di lokasi perkebunan minimal + Rp. 2000/kg.” Urainya. (inf/brig/dm1)

Komentar anda :

Muis Syam

1.499 views

Next Post

Selasa 6 Februari, Dua Barisan Buruh Terbesar akan "Menyerbu" Istana

Ming Feb 4 , 2018
DM1.CO.ID, JAKARTA: Dua barisan buruh terbesar di negeri ini, yakni KSPI (Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) dan FSPMI (Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia), dari Jabodetabek berencana “menyerbu” (berunjuk-rasa) di depan Istana Negara-Jakarta, pada Selasa (6/2/2018). Aksi unjuk-rasa ini sendiri disebutkan akan diikuti sekitar 20 ribu buruh. Komentar anda :