Netizen Koltim “Berkicau”: Soroti Kondisi Buruk Proyek Miliaran Rupiah Masjid Jabal Nur Rate-rate

DM1.CO.ID, KOLAKA TIMUR: Ada kekecewaan, miris, kesal, prihatin, menyayangkan, dan bahkan kegeraman bercampur-aduk yang dirasakan oleh banyak kalangan masyarakat di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim).

Yakni, ketika mengetahui adanya sejumlah ketidak-beresan yang muncul dari proyek pembangunan Masjid Jabal Nur, di Kelurahan Rate-rate, Kecamatan Tirawuta.

Ketidak-beresan yang dimaksud di antaranya adalah selain diduga terjadi mark-up anggaran, juga kondisi fisik pengerjaan proyek rumah ibadah tersebut boleh dikata cukup buruk atau tak berbanding lurus dengan anggaran yang telah digelontorkan oleh Pemkab Koltim, yaitu mencapai miliaran rupiah.

Mengetahui adanya kondisi pengerjaan fisik yang terkesan asal jadi, berupa dinding yang memperlihatkan noda jejak rembesan air hujan yang diduga akibat dari bocornya talang air di beberapa sisi bangunan masjid tersebut, membuat sejumlah netizen di daerah inipun geleng-geleng kepala, dan mengaku miris menyayangkan serta amat kecewa.

Bagaimana tidak, masjid yang seharusnya dibangun untuk memperoleh keselamatan dunia dan akhirat itu, malah terkesan dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk meraup keuntungan pribadi dan kelompok sendiri.

Beragam “kicauan” atau tanggapan terhadap berita maupun informasi terkait kondisi pembangunan Masjid Jabal Nur itu pun, kini ramai dikomentari oleh sejumlah netizen di salah satu grup Facebook.

“Proyek pemerintah sangat besar anggaranx. Tapi ongkos kerjanya sangat rendah, itulah yang bikin proyek amburadul, terlebih lagi terlalu banyak bagi-bagix,” tulis akun bernama Aji Satrio Aji Satrio.

Bahkan ada netizen yang mengaku tahu persis dengan kondisi buruk masjid itu, yakni dengan mengajak orang-orang yang masih ragu terkait kebenaran informasi dan berita itu agar dapat melihat secara langsung.

“Jalan2 saja, kalau hujan liat langsung kubah yg besar, masih banyak yang bocor,” tulis akun bernama Husen Kmkt.

“Astagafirullah teganya engkau begitu,” demikian komentar sebuah akun bernama Tetangga Sebelah.

“Hancurnya proyek karena didahulukan bagi-baginya,” Aji Satrio Aji Satrio menyambung komentarnya.

“Miris, dana pembangunan masjid saja dimainkan, bgimana akidah mw baik,” tulis prihatin akun Asfiran.

“Begitulah negara 62….tuhan pun tidak ditakuti…… sehingga terjadi penyelewengan,” sahut akun Ridwan Maha Putra mengomentari.

Selain menyoroti kondisi dinding masjid yang bernoda lebar akibat rembesan air hujan, para netizen itu juga berkomentar tegas meminta kontraktor beserta pihak-pihak yang terlibat di dalamnya agar bertanggung-jawab atas kondisi buruk dari pekerjaan masjid tersebut, yakni hendaknya segera melakukan tindakan atau upaya perbaikan maksimal, bukan melakukan pembiaran dengan cara mencari-cari alasan untuk pembenaran. “Perbaiki jangan dibiarkan,” demikian komentar yang diutarakan akun Hermanto Her. (rul/dm1)

Komentar anda :

Muis Syam

135 views

Next Post

Demokrat Koltim “Perang Urat Saraf” Terkait Proses Pengisian Kekosongan Kursi Wabup

Jum Agu 6 , 2021
DM1.CO.ID, KOLAKA TIMUR: Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kolaka Timur (DPC-PD Koltim), Jabal Hakim (JH), bergegas angkat suara terkait proses pengajuan namanya untuk ikut maju bertarung mengisi kekosongan kursi Wakil Bupati (Wabup) Koltim. JH tampaknya tersinggung terhadap sekretarisnya sendiri yang menuding dirinya telah bertindak dan mengambil sikap yang tidak […]