Marten Taha Ajak Pemuda Jadi Generasi Tangguh

DM1.CO.ID, GORONTALO: Pada masa-masa mendatang, tantangan dan rintangan dalam membangun bangsa ini tentunya jauh lebih berat daripada saat ini. Olehnya itu, pemuda saat ini sedini mungkin hendaknya terus melatih dan mempersiapkan diri untuk menjadi generasi tangguh.

Hal tersebut dikemukakan Walikota Gorontalo, Marten Taha, saat tampil sebagai narasumber pada acara Goes to Campus di Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMG), di Aula David Akib Bobihoe, Rabu (19/10/2017).

Acara yang bertajuk “Sumpah Pemuda”, dan terlaksana atas kerjasama Pro-2 RRI tersebut juga menghadirkan Rektor UMG Ismail Yusup sebagai pembicara.

Di hadapan ratusan mahasiswa, Marten Taha mengingatkan, bahwa mahasiswa dan pemuda jangan sampai kehilangan nasionalisme dan pendidikan agama akibat pergaulan bebas serta laju globalisasi pengaruh teknologi yang sangat pesat.

Marten Taha yang juga selaku Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) UMG ini tak menampik, bahwa pengaruh kemajuan teknologi saat ini sangat berpengaruh pada pembentukan kepribadian dan karakter seseorang.

Agar tak salah langkah, Marten Taha pun menekan-kan, kemajuan dan pengaruh teknologi harus diikuti dengan landasan pendidikan agama yang kuat. “Harus diisi oleh nilai-nilai agama,” tegas Marten.

Selain nilai-nilai agama, Marten Taha juga menegaskan pentingnya memegang teguh diktum dari Sumpah Pemuda yang dikukuhkan pada 28 Oktober 1928 sebagai landasan nasionalisme yang kokoh.

Di tempat terpisah, saat memberikan sambutan pada acara Hari Peringatan Sumpah Pemuda, pada Sabtu (28/10/2017) di Kelurahan Limba U1, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, Marten Taha juga memberikan semangat kepada para para pemuda.

Marten menyebutkan, pemuda sebagai generasi penerus perjuangan cita-cita bangsa memang sudah harus dilatih dan dikembangkan kemampuannya dalam berbagai bidang, agar kelak mereka dapat menjadi pemuda yang kreatif dan memiliki kemam-puan yang bisa diandalkan.

Selaku Walikota, Marten Taha pun mengingatkan kepada para pemuda agar sebisa mungkin menghindari seluruh kegiatan yang cenderung merusak masa depan pemuda itu sendiri. Misalnya, kata Marten, pemuda jangan sampai terjerumus ke dalam dunia gelap, mengonsumsi narkoba, miras, dan lain sebagainya.

“Jadilah pemuda yang benar-benar tangguh, berprilaku cerdas dan bertanggung-jawab, dengan mengedepankan otak, bukan otot,” ujar Marten Taha kepada DM 1 A di kesempatan yang lain.
(*-ams/dm1)

Komentar anda :

Muis Syam

3.571 views

Next Post

Diklat PKB di SDN 30 Kota Selatan: Melatih Kompetensi dan Keprofesian Tenaga Kependidikan

Sen Okt 30 , 2017
Wartawan: Hermansyah Editor: AMS DM1.CO.ID, GORONTALO: Kepala sekolah memiliki peran yang strategis dalam peningkatan kualitas pendidikan terutama dengan upaya pengembangan sekolah. Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) nomor 28 tahun 2010 menjelaskan bahwa kepala sekolah harus melakukan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dan berbasis kebutuhan yang di sebut PKB. Komentar anda […]