BREAKING NEWS
| Terkait Dugaan Korupsi GORR, Kejati Gorontalo Dalami Keterlibatan Gubernur Rusli? | Geger, Sejumlah WNI Tionghoa Sekap dan Aniaya Anggota TNI-AU di Medan | Mengaku Tobat, Sejumlah Kelompok Relawan Jokowi Bertekad Menangkan Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019 | Bendera “Agustusan” Dicopot Pengelola Apartemen Kalibata City, Warga Protes | Rakernas GSI, Ratna Sarumpaet: Kita Harus Jadi Provokator Terbaik untuk Perubahan

Kesbang-Pol dan FKUB Provinsi Gorontalo Bermunajat Sukses Pemilu

Bagikan dengan:

DM1.CO.ID, GORONTALO: Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Gorontalo, Kamis (11/4/2019), menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Provinsi Gorontalo, di Aula Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbang-Pol) Provinsi Gorontalo.

Rakor tersebut mengusung tema: “Optimalisasi Peran dan Fungsi Kerukunan Umat Beragama dalam Menciptakan Stabilitas Daerah yang Kondusif Guna Mendukung Sukses Pemilu Serentak 2019“.

Gubernur Rusli Habibie, diwakili oleh Sukri Botutihe selaku Asisten I Setda Provinsi Gorontalo dalam sambutannya sekaligus membuka Rakor tersebut, menyampaikan beberapa hal penting.

Di antaranya, Sukri menyampaikan apresiasinya. Ia menyatakan menyambut baik Rakor FKUB tersebut sebagai bagian dari upaya strategi, guna meningkatkan kualitas dan harmonisasi kerukunan umat beragama di daerah ini.

Sebagai Ormas yang berbasis pada pemuliaan agama, Sukri percaya, FKUB memiliki peran dan fungsi yang sangat strategis.

Terutama, kata Sukri, berperan-serta membangun daerah masing-masing di tengah krisis multidimensional yang tengah terjadi, seperti krisis ekonomi, politik dan moral.

“Peran tokoh agama yang mampu memberikan pencerdasan spritual, adalah menjadi hal yang sangat penting,” ujar Sukri.

Di hadapan peserta Rakor yang terdiri dari seluruh perwakilan agama di daerah ini, Sukri mengingatkan, bahwa situasi kondusif harus bisa terus terjaga demi terselenggaranya Pemilu Serentak 2019, agar dapat berjalan sukses secara aman dan damai.

Olehnya itu, kata Sukri, dibutuhkan komunikasi efektif antar tokoh-tokoh agama dengan instansi pemerintahan. Tujuannya, adalah untuk menjaga stabilitas keamanan yang terintegrasi dengan semangat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Tokoh maupun pemimpin agama memiliki peran strategis dalam menyebarkan kedamaian, terlebih memasuki tahun politik kali ini,” ujar Sukri.

Olehnya itu, Sukri berharap, melalui Rakor ini seluruh anggota FKUB bersama para tokoh agama dan pemerintah hendaknya dapat secara bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Pemilu Serentak, pada Rabu 17 April 2019 ini.

Mantan Kadis Kominfo Provinsi Gorontalo inipun menyampaikan 3 pesan Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie, terkait Pemilu Serentak 2019.

Yakni, 1. Menjaga harmonisasi dan kerukunan antar-umat beragama di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo; 2. Menciptakan dan menjaga situasi daerah agar tetap kondusif, walaupun dengan perbedaan pilihan, tetapi persatuan dan kesatuan harus tetap terjaga, dan Kebhinnekaan tetap lestari; dan 3. Mengimbau melalui FKUB kepada seluruh umat di masing-masing agama agar menggunakan hak pilih dan tidak Golput.

Rakor ini dipandu langsung oleh KH. Abdul Rasyid Kamaru selaku Ketua FKUB Provinsi Gorontalo besama Iskandar sebagai Sekretaris, didampingi Indri Bagoe selaku Kabid Ketahanan Sosial dan Ekonomi Kesbang-Pol Provinsi Gorontalo.

Dalam Rakor tersebut, segenap anggota FKUB menyelenggarakan doa bersama menurut kepercayaan dan keyakinan masing-masing. Mereka menundukkan wajah dan memohon kepada sang Maha Kuasa agar Pemilu 2019 dapat berjalan aman dan damai.

Dari Rakor ini, KH. Abdul Rasyid Kamaru pun kepada wartawan DM1 mengajak kepada seluruh pihak, agar menjaga kerukunan umat beragama, dan menjaga keutuhan bangsa. “Jangan sampai kita terkoyak-koyak hanya karena hal-hal yang sifatnya sementara,” katanya.

Dari pengamatan DM1, tidak sedikit peserta Rakor yang mengharapkan agar FKUB bersama pemerintah dapat menyelenggarakan Doa Akbar Bersama “Sukses Pemilu 2019” dengan publik secara terbuka di lapangan.

Hanya saja, pembahasan itu nampaknya belum mendapat kepastian waktu lantaran terbentur dengan sejumlah masalah teknis.

Sementara itu, Indri Bagoe dalam keterangannya menyebutkan, pihak Kesbang-Pol Provinsi Gorontalo merasa penting untuk memfasilitasi kegiatan seperti ini sebagai upaya bersama untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diharapkan.

“Dalam rangka menyukseskan Pemilu Serentak 2019, melalui peran FKUB ini kami mengharapkan dapat mengajak umatnya masing-masing agar menggunakan hak pilihnya, dan jangan Golput. Meski beda pilihan, tetapi kita harus bisa untuk tetap menjaga stabilitas keamanan di wilayah kita masing-masing,” jelas Indri Bagoe. (*/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan:
Scroll Up