HARI INI :

PARTNER PEMERINTAH, KAWAN RAKYAT

Kebakaran: 3 Rumah di Perumnas Pulubala Gorontalo Ludes, Ini Penyebabnya

Bagikan dengan:

Wartawan: Mohammad Irsyad | Editor: AMS

DM1.CO.ID, GORONTALO: Tiga rumah di Perumnas Pulubala Blok D, Kelurahan Pulubala, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, ludes dilahap api, Kamis siang (5/9/2019) sekitar pukul 13.30 WITA.

Informasi yang dihimpun Wartawan DM1 di lokasi kejadian menyebutkan, api tiba-tiba membesar di atap rumah sehingga sangat sulit untuk dijinakkan. “Api ini yang memang cepat sekali gerakannya (karena berangin),” ujar Aryanto Dunggio (45), salah seorang warga setempat yang rumahnya ikut terbakar.

Tiga rumah yang terbakar itu, lanjut Aryanto, hanya dalam waktu sekitar setengah jam sudah langsung ludes diamuk si jago merah.

Aryanto mengaku saat kebakaran tidak berada di rumah. Informasi kebakaran tersebut baru ia ketahui setelah ditelepon oleh salah seorang anaknya. “Saya waktu kejadian tidak di sini (di rumah), saya kan bawa oto. Nanti anak saya menelpon sambil menangis memberitahu kalau rumah terbakar,” tutur Aryanto.

Selain milik Aryanto, dua rumah lainnya yang ikut habis terbakar adalah milik Hestin Haluta (39) dan Buluati Haluta (69).

Zefri Tangkudung selaku petugas pemadam kebakaran (damkar) menyebutkan, ada 2 unit mobil armada damkar yang diturunkan oleh pihak Damkar Kota Gorontalo, dan 1 unit mobil armada damkar dari Kabupaten Bone Bolango, serta 1 unit water-canon dari tim rescue Basarnas Gorontalo yang membantu menyuplai air.

Zefri mengaku mendapatkan informasi kejadian atau laporan masuk melalui telepon dari seorang ibu yang tidak menyebutkan namanya. “Kami mendapatkan informasi (laporan kebakaran) sekitar pukul 13.35. Kami tiba di lokasi saat api memang sudah besar dan sudah melalap dua rumah,” cerita Zefri seraya menambahkan bahwa pihak petugas Damkar mengalami kesulitan dan kendala akses jalan, serta angin yang begitu kencang sehingga api terbilang sulit dipadamkan.

Petugas Damkar memperkirakan penyebab kebakaran adalah berasal dari pembakaran sampah warga setempat. Diduga karena diterbangkan angin, menyebabkan sampah yang terbakar tersebut lalu menjilat dinding salah satu rumah semi permanen.

Meski begitu, Aryanto dan sejumlah warga lainnya membantah jika  penyebab kebakaran itu disebut dari pembakaran sampah. “Saya prediksi ini (karena) korsleting,” ujar Aryanto.

Sejauh ini dipastikan tidak ada korban jiwa atau luka-luka dari peristiwa yang sempat menggegerkan warga Kota Gorontalo tersebut. Namun menurut salah seorang pemilik rumah, ditaksir kerugian total (3 unit rumah) sekitar Rp.300 Juta hingga Rp.400 Juta.

Mereka yang telah kehilangan rumah akibat kebakaran itupun berharap, kiranya Pemerintah Kota Gorontalo bisa memberikan bantuan atas musibah yang tak disangka-sangka tersebut. (irs/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan:
  • 13109
  • 12583
  • 12541
  • 13368
  • 13325
  • 12952
  • 12713
  • 12714
  • 13108
  • 13326