DPRD Boalemo Undangkan Perda Pariwisata

Bagikan dengan:

DM1.CO.ID, BOALEMO: Pembangunan kepariwisataan diperlukan untuk mendorong peluang yang diperoleh dan mendapat manfaat serta tantangan perubahan lokal, nasional dan global.

Hal tersebut dikemukakan Ketua DPRD Kabupaten Boalemo, Oktogari Dalanggo, saat memimpin Rapat Paripurna di kantor DPRD Kabupaten Boalemo, Kamis (21/2/2019).

Rapat Paripurna tersebut digelar dalam rangka penyampaian laporan panitia khusus, dan pendapat akhir fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Induk Penanganan Pariwisata daerah (RIPDA) Kabupaten Boalemo.

Selain diikuti oleh para anggota dewan, rapat itu juga dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Boalemo, beserta kepala SKPD se-Kabupaten Boalemo.

Oktohari menjelaskan, dalam pemenuhan Undang-undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan menyimpulkan, bahwa kepariwisataan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional yang dilakukan secara sistematis, terencana, terpadu, dan bertanggungjawab, dengan tetap memberikan perlindungan terhadap nilai-nilai agama, budaya, yang hidup dalam masyarakat, kelestarian dan penyelamatan lingkungan hidup.

“Dengan Ranperda ini, kami yakini akan mampu menjawab implementasi Undan-undang yang dimaksudkan di atas,” ujar Oktohari.

Pada kesempatan tersebut, semua fraksi mengapresiasi panitia khusus (Pansus) bersama SKPD terkait yang telah menuntaskan seluruh tahapan yang cukup panjang.

“Kami mengapresiasi kepada SKPD yang turut hadir dalam pembahasan, mudah-mudahan Ranperda yang nanti kita sahkan ini benar-benar sesuai ketentuan, dan menjadi rujukan kita jikalau mengembangkan pariwisata di kabupaten Boalemo ke depan,” kata Oktohari.

Dan dengan hadirnya Perda tentang RIPDA ini, Oktohari berharap, akan terjadi perubahan yang signifikan di Kabupaten Boalemo.

Ia mengungkapkan, bahwa semua fraksi juga menyetujui Ranperda tentang RIPDA ini, sehingga dapat disahkan menjadi Perda. (kab/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan:
Scroll Up