Demo Desakan Perda Adat, Ketua DPRD Boalemo Nyatakan Siap Lakukan Kajian

Bagikan dengan:

DM1.CO.ID, BOALEMO: Aliansi Masyarakat Peduli Daerah (AMPD) menggelar aksi demonstran di titik aksi dimulai dari kantor BPJS, Dinas Pariwisata, Kejaksaan, dan berakhir di DPRD Kabupaten Boalemo, Senin (11/11/19).

Masa aksi yang dipimpin Nanang Syawal selaku koordinator lapangan (Korlap) ini, menuntut dan mendesak Pemerintah Boalemo, khususnya DPRD Boalemo agar segera melahirkan Perda (Peraturan daerah) tentang Adat.

Menurut Nanang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan DPRD Boalemo harus serius memunculkan Perda Adat, sebab Boalemo yang juga merupakan salah satu daerah adat di tanah air sejauh ini telah memiliki lembaga adat namun belum mempunyai Perda Adat.

Selama ini, kata Nanang, Boalemo hanya mengantongi sebuah rumusan melalui Seminar Adat pada tahun 2007, yang seharusnya dapat menjadi acuan untuk memunculkan Perda Adat.

“Untuk itu, kami mendesak eksekutif dan juga legislatif agar segera melahirkan Perda Adat pada 2020 nanti. Karena sampai hari ini, adat di Kabupaten Boalemo hanya dalam bentuk tersirat, bukan tersurat,” jelas Nanang.

Tuntutan dari massa aksi tersebut diluapkan langsung di hadapan Karyawan Eka Putra Noho selaku ketua DPRD Kabupaten Boalemo, di dampingi sejumlah legislatif lainnya.

Eka Putra (sapaan akrab Karyawan Eka Putra Noho) menyatakan siap untuk segera mempelajari tuntutan massa aksi mengenai pengesahan Perda Adat di Kabupaten Boalemo. “Akan kami kaji kembali persoalan ini bersama dengan teman-teman legislatif,” ujar Eka Putra seraya menambahkan bahwa akan secepatnya mengambil sikap. (kab/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan: