Bekraf Siap Bantu Permodalan Pelaku Usaha di Kabgor

Wartawan: Dafid Mohamad~
Editor: Avi|

DM1.CO.ID, GORONTALO: Pemerintah Kabupaten Gorontalo bekerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mengadakan diskusi dengan pelaku usaha yang ada di Kabupaten Gorontalo bertempat di Pentadio Resort, Ahad (26/08/2018).

Pemkab Gorontalo mempunyai mimpi besar mengembangkan sektor ekonomi kreatif melalui pelaku usaha menengah kebawah, karena ekonomi kreatif ini dinilai mampu membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat yang ada di Kabupaten Gorontalo.

Slamet Aji Pamungkas selaku Kasubdit Bekraf di hadapan sejumlah media mengatakan, saat ini Indonesia sedang memasuki dunia persaingan. Oleh karena itu perlu diadakan dialog bersama pelaku usaha yang ada di daerah ini, untuk meningkatkan dan mencari solusi kendala yang dihadapi oleh pelaku usaha saat ini.

“Lewat diskusi ini kita akan tau seperti apa kendala-kendala yang dihadapi oleh pelaku usaha dan nantinya kita akan evaluasi bersama dinas terkait maupun Pemkab Gorontalo. Kita juga siap membantu kepada pelaku usaha dari segi permodalan maupun pemasaran tetapi harus mengikuti aturan-aturan yang sudah kita terapkan,” jelas Slamet.

Selain itu Kadis Pemuda Olahraga dan Pariwisata Haris Suparto Tome menambahkan, kehadiran Bekraf sangat berguna bagi pelaku usaha dan diskusi ini dilaksanakan untuk kepentingan bersama. Agar ke depan nanti pelaku usaha lebih terorganisir, dan Haris berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan kontribusi besar bagi pembangunan daerah Kabupaten Gorontalo.

“Kami selaku Pemkab Gorontalo sengaja mengadakan kegiatan ini untuk mengundang sejumlah pelaku usaha kretif, guna memberikan pengetahuan tentang hak kekayaan intelektual bagi mereka yang terlibat dalam kelompok usaha. Saya juga berharap dapat memberikan kontribusi bagi daerah,” tutur Haris.

Seperti pantauan awak media DM1 di lokasi, para pelaku usaha kreatif turut ambil bagian dalam kegiatan ini diantaranya usaha kuliner, multimedia dan fashion. Namun rata-rata pelaku usaha ini masih mengalami kendala dari segi permodalan, pemasaran ataupun peralatan yang lebih modern.

Anwar Kenon salah satu pelaku usaha Gula Semut yang berhasil awak DM1 temui mengatakan, “Alhamdulillah saya sangat bersyukur diadakan kegiatan ini, saya berterima kasih kepada pemerintah daerah sudah memfasilitasi dan mengadakan diskusi bersama Bekraf. Ke depannya saya berharap kendala-kendala yang kami hadapi di lapangan kiranya segera teratasi”. (daf/avi/dm1)

Komentar anda :

Dewi DM1

2.166 views

Next Post

Hadapi MEA, Kabgor Langsungkan Pelatihan dan Sertifikasi SKKNI bagi SDM TIK

Sen Agu 27 , 2018
Wartawan: Dafid Mohamad~ Editor: Avi| DM1.CO.ID, GORONTALO: Dalam rangka pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gorontalo bekerja sama dengan Balai Pengembangan SDM dan Penelitian Komunikasi Informatika Kota Manado, mengadakan pelatihan sekaligus pemberian sertifikasi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). […]