Ini Anjuran Kemenkes Arab Saudi Buat Para Penderita Hipertensi

DM1.CO.ID, RIYADH: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi mengeluarkan anjuran khusus kepada penderita hipertensi. Yakni, agar menurunkan konsumsi garam dan makanan goreng-gorengan selama Ramadhan.

Anjuran yang diumumkan secara publik pada awal pekan ini adalah demi meningkatkan kesadaran pada program sehat selama bulan puasa.

Dalam anjuran tersebut, Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengimbau kepada pasien hipertensi hendaknya mengonsumsi produk-produk susu rendah lemak. “Kandungannya bisa menurunkan tekanan darah,” ujar pihak Kemenkes seperti dilansir arabnews, Rabu (7/6/2017).

Selain mengingatkan para penderita atau pasien hipertensi agar rutin menemui dokter selama menjalankan puasa, Kemenkes Arab Saudi juga mengingatkan warganya untuk tidak lupa mengonsumsi obat atau suplemen yang dianjurkan setelah shalat Tarawih dan sahur. Juga tak lupa agar tetap menjaga asupan cairan, sehingga tubuh bisa segera pulih pasca-berbuka.

Dokter Abdul Hameed Hassan selaku konsultan di International Medical Center Jeddah mengatakan, setiap orang harus waspada pada hipertensi. “Masyarakat modern sekarang menjalani hidup yang mengarah pada hipertensi,” katanya, dilansir Arab News.

Penyakit ini, menurut dr. Abdul Hameed Hassan, membuat seseorang tiga kali lebih rentan terkena stroke daripada mereka yang punya penyakit jantung. Penelitian mengindikasi, bahwa makanan tinggi lemak, khususnya lemak jenuh bisa jadi penyebab hipertensi sama seperti garam.

Obesitas, kurang olahraga, konsumsi tinggi kafein, merokok dan kolesterol tinggi juga bisa jadi penyebab tekanan darah tinggi. Meski demikian, dr. Abdul Hameed Hassan mengatakan, banyak cara untuk menghindari dan mengendalikannya.

“Ada banyak tipe pengobatan yang disebut anti-hipertensif di pasaran sekarang,” ujarnya. Dokter mengukur kebutuhannya bagi setiap penderita. Namun cara paling ampuh adalah menjaga pola makan dan gaya hidup.

(rpk-dbs/DM1)

Komentar anda :

Muis Syam

2.557 views

Next Post

Di Islandia, Umat Islam Berpuasa Selama 22 Jam

Sab Jun 10 , 2017
DM1.CO.ID,REYKJAVIK: sejumlah wilayah di permukaan bumi mengalami pergerakan siang atau malam lebih panjang dibandingkan dengan belahan dunia lainnya. Hal itu disebabkan dengan letak wilayah tersebut berada pada posisi garis lintang yang berbeda di atas permukaan bumi. Komentar anda :