Via Tele-conference, Wagub Idris Rahim Laporkan Situasi Pemilu ke Kemendagri

Bagikan dengan:

DM1.CO.ID, GORONTALO: Wakil Gubernur (Wagub) Gorontalo, Idris Rahim, menggelar tele-conference (sambungan video jarak jauh) dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kamis (18/4/2019), di Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo.

Tele-conference yang diterima oleh Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan-Kemendagri, Eko Subowo, itu dilakukan untuk melaporkan pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 pada Rabu 17 April 2019.

Dalam laporannya melalui tele-conference tersebut, Wagub Idris Rahim yang didampingi seluruh Forkopimda bersama KPU dan Bawaslu Provinsi Gorontalo, menyampaikan berbagai hal penting.

Di antaranya, Wagub Idris Rahim menyatakan, bahwa sebelum Pemilu dilaksanakan, Pemerintah Provinsi Gorontalo telah menarget angka partisipasi Pemilu Serentak bisa mencapai 80 persen.

Namun target tersebut, menurut Wagub Idris, pasca Pemilu Serentak 2019 ini justru bisa diprediksi mencapai 90,88 persen.

Ia mengungkapkan, dari jumlah DPT sebanyak 812.801 orang di Provinsi Gorontalo, diperkirakan terdapat 738.000 DPT yang menyalurkan hak suaranya.

‚ÄúDilihat dari animo masyarakat yang mendatangi TPS, diprediksi tingkat partisipasi pemilih di Provinsi Gorontalo cukup tinggi,” ungkap Wagub Idris Rahim.

Bahkan, Wagub Idris Rahim mengaku yakin, bahwa perkiraan tersebut bisa melebihi tingkat partisipasi masyarakat pada Pemilu tahun 2014 sebesar 81 persen.

Hal lain yang dilaporkan Wagub Idris Rahim adalah terkait situasi keamanan di hari pelaksanaan Pemilu, mulai dari proses pencoblosan hingga penghitungan suara.

Wagub Idris menyatakan, penyelenggaraan Pemilu di Provinsi Gorontalo telah berjalan sukses, lancar dan aman.

Meski demikian, Wagub Idris Rahim mengakui, bahwa dalam pelaksanaanya masih terdapat sedikit masalah pada hari pemungutan suara.

Masalah yang dimaksud, menurut Wagub Idris Rahim, adalah tingginya curah hujan yang secara merata mengguyur di lima kabupaten dan satu kota.

Namun kondisi cuaca tersebut, kata Wagub Idris, tidaklah menjadi hambatan dalam pelaksanaan proses pemungutan suara.

Wagub Idris Rahim mengungkapkan, akibat hujan yang mengguyur dengan intensitas tinggi tersebut, pelaksanaan perhitungan sementara sempat terhenti beberapa saat di sejumlah TPS.

Beberapa TPS, kata Wagub Idris Rahim, tergenang air. Dan bahkan di sejumlah wilayah sempat mengalami banjir.

Namun Wagub Idris Rahim memastikan, bahwa penghitungan suara akan kembali dilanjutkan setelah kondisi dianggap memungkinkan.

Ia memaparkan, bahwa Pemilu Serenta 2019 di Provinsi Gorontalo ini dilaksanan di 3364 TPS yang tersebar di 77 kecamatan, lima kabupaten dan satu kota. (ori/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan: