Terpilih Sebagai Kades Bukit Aren, Sito Jafar Bertekad Jalankan Pemerintahan yang Terbebas dari KKN

Bagikan dengan:

DM1.CO.ID, GORONTALO: Sito Jafar, adalah sosok yang baru saja terpilih dan dilantik sebagai Kepala Desa Bukit Aren, Kabupaten Pulubala, Kabupaten Gorontalo, periode 2019-2025.

Dalam bincang-bincangnya bersama wartawan DM1, pada Ahad (29/12/2019), Sito Jafar menguraikan berbagai hal terkait rencana-rencana program kerja yang akan ditunaikannya.

Sito Jafar menyebutkan, jumlah penduduk di Desa Bukit Aren saat ini adalah 1.958 Jiwa dengan jumlah 586 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari laki-laki sebanyak 1.026 Jiwa dan perempuan 932 Jiwa.

Penduduk di Desa Bukit Aren, kata Sito Jafar, sekitar 95 persen adalah bergelut di bidang pertanian, selebihnya adalah wiraswasta dan ASN (Aparatur Sipil Negara). Dan desa ini adalah termasuk lokasi transmigrasi, yang saat ini terdapat 75 KK dari berbagai daerah asal.

Sebagai kepala desa, Sito Jafar pun mengaku telah mematok visi yang akan diwujudkannya. Yakni, terbangunnya tata-kelola pemerintahan desa yang baik dan bersih guna terwujudnya Desa Bukit Aren yang adil, makmur, maju, dan sejahtera, bermartabat, serta masyarakat yang mandiri.

Untuk mencapai visi tersebut, Sito Jafar mengaku telah menyusun sejumlah misi. Yaitu, pertama, menjalankan pemerintahan desa yang bersih, demokratis, sehingga terbebas dari KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme) serta bentuk penyelewengan lainnya.

Kedua, melakukan penguatan BUMDes sebagai pilar ekonomi. Ketiga, melaksanakan pembangunan desa secara merata terencana dan berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan, bukan sesuai keinginan. Keempat, meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pelatihan bagi kelompok usaha, pemberian modal bagi keluarga miskin sesuai dengan potensi masing-masing.

Kelima, pembukaan jalan tani. Keenam, pengadaan sarana air bersih. Ketujuh, pembangunan rumah mahyani bagi keluarga miskin tanpa swadaya.

Kedelapan, mengedepankan musyawarah mufakat dalam kehidupan sehari-hari dengan pemerintah maupun masyarakat desa. Kesembilan, meningkatkan kehidupan masyarakat secara dinamis dalam segi keagamaan dan budaya.

Kesepuluh, membangkitkan semangat karang-taruna sebagai salah satu pilar terwujudnya keberhasilan pembangunan desa. Kesebelas, meningkatkan hubungan yang harmonis antara lembaga desa dan masyarakat. Dan keduabelas, meningkatkan pelayanan kesehatan.

“Harapan saya, kepada masyarakat desa, dengan adanya program-program unggulan dari visi-misi itu, hendaknya mendapat dukungan agar ke depan kesejahteraan masyarakat dapat benar-benar lebih ditingkatkan lagi,” pungkas Sito Jafar. (din/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan: