Libatkan Warga, Dinas PUPR Buol Bahas Pembebasan Tanah Proyek Kanal di Biau

Bagikan dengan:

DM1.CO.ID, BUOL: Proyek lanjutan pembangunan kanal di Kelurahan Kali, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, kembali akan laksanakan pada tahun anggaran 2021.

Hal itu ditandai dengan digelarnya pembahasan terhadap proyek tersebut, di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pada Senin (16/11/2020), dihadiri Abdullah Batalipu selaku Wakil Bupati (Wabup) Buol, Camat Biau, Lurah Kali, beserta sejumlah warga setempat.

Kepala Bidang (Kabid) Pengairan Dinas PUPR Buol, Mustafa Kamal, ST kepada wartawan DM1 Biro Buol sesaat usai pembahasan mengatakan, pihaknya sengaja turut mengundang beberapa warga Kelurahan Kali maupun sejumlah tokoh masyarakat di Kecamatan Biau, karena dalam pertemuan itu juga dibahas terkait adanya pembebasan lahan.

“Iya, bertemu dengan masyarakat pemilik lahan yang rencana akan terkena dengan saluran kanal pengendali banjir,” ujar Mustafa Kamal.

Menurut Mustafa, pertemuan itu juga sekaligus merupakan sosialisasi dalam rangka persiapan untuk pembebasan lahan, supaya masyarakat nantinya tidak kaget di saat proyek mulai dilaksanakan karena sudah dilibatkan dari awal dalam pembahasannya.

“Mungkin dua-tiga hari ke depan kita akan turun dengan pak lurah sudah mau patok-patok lokasi mana semua yang kena, sehingga masyarakat juga sudah tahu,” ungkap Mustafa.

Setelah itu, lanjut Mustafa, pihak pertanahan akan dihubungi dan dilibatkan terkait pengukuran lahan-lahan warga.

Dalam pertemuan itu, kata Mustafa, masyarakat pada dasarnya sudah menyatakan sepakat dan setuju untuk dilaksanakan proyek tersebut.

“Mereka tinggal menunggu berapa harga dari penilaian appraisal,” ucap Mustafa seraya menambahkan bahwa pihaknya pada Januari 2021 akan mengundang tim appraisal untuk melakukan penilaian seputar harga-harga lahan tersebut.

Selain itu, Mustafa Kamal juga membenarkan adanya pandangan dan masukan dari Wabup Abdullah Batalipu dalam pertemuan tersebut, yang berharap di sekitar kanal dan waduk sebaiknya dimunculkan daya tarik sebagai tempat rekreasi.

Harapan Wabup Abdullah Batalipu itu, menurut Mustafa, sangat besar kemungkinan akan dilaksanakan dengan melibatkan beberapa instansi, seperti Dinas Pariwisata, dan juga Dinas Perdagangan untuk memikirkan petak-petak kuliner di sekitar kanal maupun waduk tersebut nantinya. (cal/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan: