Terkait “Perempuan Palu”, Abdullah Karim Setuju itu Urusan Pribadi Bupati Gorontalo

Bagikan dengan:

DM1.CO.ID, GORONTALO: Dalam rapat PPP pada dua bulan lalu di Kantor DPW PPP Provinsi Gorontalo, Nelson Pomalingo dalam arahannya sempat menyatakan, bahwa persoalannya dengan seorang “perempuan asal Palu” adalah menjadi urusan pribadinya, dan akan diatasinya sendiri.

Hal tersebut diungkapkan Abdullah Karim selaku Ketua Majelis Pertimbangan PPP Provinsi Gorontalo, kepada wartawan DM1, pada Jumat (11/9/2020).

Abdullah Karim pun mengaku setuju dan sependapat dengan pengungkapan Nelson Pomalingo yang menyatakan akan mengatasi sendiri persoalannya dengan seorang “perempuan asal Palu” tersebut, sebab itu adalah menjadi urusan pribadinya.

Meski begitu, Abdullah Karim mengaku prihatin menyaksikan suasana rapat yang dipimpin langsung oleh Nelson Pomalingo selaku Ketua DPW PPP Provinsi Gorontalo kala itu. Yakni, berlangsung dengan situasi yang sangat memanas dan penuh emosional.

Selain diwarnai dengan pelemparan sejumlah benda-benda, menurut Abdullah Karim, hampir semua yang berbicara seolah tidak lagi menghormati Ketua DPW PPP, sehingga seakan nilai kesopanan tidak terlihat lagi.

Saat itu, kata Abdullah Karim, Ketua DPC PPP Kabupaten Gorontalo Syam T. Ase sempat berbicara sambil menangis namun melempar mic.

Mencoba ingin menenangkan situasi, Abdullah Karim pun mengaku saat itu secara terbuka langsung angkat suara, agar semua peserta rapat maupun calon yang akan diusung dalam Pilkada tahun ini harus yang memiliki moral.

“Saya sebagai Ketua Majelis Pertimbangan, saya tegaskan PPP ini satu-satunya partai Islam di dunia, bukan cuma di Indonesia yang berlambang Baitullah. Saya minta calon PPP pada Pilkada kali ini harus yang bermoral Baitullah, kalau tidak, saya lawan!!!” tandas Abdullah Karim disusul dengan teriakan “Allahuakbar” dari sejumlah pengurus DPC.

Abdullah Karim mengaku harus menyampaikan pernyataan seperti itu, sebab ia tak ingin membudayakan dan membiasakan situasi rapat yang tidak mencerminkan nilai-nilai moral dalam Islam. Paling tidak, bagaimana menempatkan Ketua DPW PPP sebagai sosok yang patut dihormati sekaligus menjaga kehormatan partai.

“Saya sudah lama berorganisasi dan sudah banyak ikut organisasi, baru  kali ini saya saksikan langsung rapat ini kurang elok,” ujar Abdullah Karim.

Padahal, lanjut Abdullah Karim, Nelson Pomalingo sebagai Bupati Gorontalo yang juga selaku Ketua DPW PPP Provinsi Gorontalo secara bijak sudah menyatakan salah satunya akan mengatasi sendiri urusan pribadinya dengan “seorang perempuan asal Palu” itu.

Sementara itu, Syam T. Ase yang dimintai konfirmasinya terkait situasi rapat tersebut, pada Ahad malam (13/9/2020), menjawab secara santai dan diplomatis.

“Itu dinamika rapat. Kan memang itu rapat internal, sehingga memang banyak hal persoalan-persoalan internal diungkapkan semua. Karena itu forumnya, forum kita pada saat ada hal yang berkaitan dengan partai, kebijakan dan lain-lain, ya kita bawa ke partai ke dalam. Setelah itu aman lagi,” jelas Syam T. Ase.

Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo itu menerangkan, dalam rapat hal-hal yang dianggap sangat urgen di partai, tentu kadang ada yang membuat letupan-letupan emosi. Namun setelah rapat semuanya kembali seperti semula, saling bermaafan.

Syam T. Ase juga membenarkan, Nelson Pomalingo dalam arahannya saat rapat itu sempat mengungkapkan sendiri persoalannya dengan seorang perempuan Palu itu.

“Kalau anggota yang menyinggung tidak ada, pengurus tidak yang menyinggung itu. Justru beliau yang mengklarifikasi, karena sudah ada di media. Di sambutan beliau, sempat menyinggung itu. Tapi kan itu persoalan pribadi semua pengurus tidak ada yang mengomentari, tidak ada yang ikut campur ke wilayah itu. Karena kita yakin dan percaya bahwa bupati (Nelson) bisa mengatasi itu karena itu persoalan pribadi beliau,” pungkas Syam T. Ase. (din/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan: