Soal Sanksi Anak Bupati Pengguna Narkoba, La Ode: Sedang Diproses di DPP-PDIP

DM1.CO.ID, BOALEMO: Oknum kader PDIP (WM) yang juga sebagai anggota DPRD Kabupaten Boalemo sekaligus diketahui sebagai anak bupati setempat, saat ini masih dalam penanganan Polres Metro Jakarta Pusat.

Ia terjaring razia dan dinyatakan positif sebagai pengguna Narkoba, pada Rabu malam (18/3/2020), bersama LH yang menjabat Wakil Ketua DPRD Boalemo, dan seorang ASN berinisial RT. Ketiganya diciduk di salah satu tempat hiburan malam di kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat.

Berita penangkapannya pun telah tersebar secara nasional, sehingga dinilai sudah sangat membuat malu sekaligus telah mencoreng citra dan nama baik daerah serta nama besar PDIP.

Tidak sedikt pemuka masyarakat dan juga aktivis LSM beserta sebagian besar kader PDIP di daerah ini, mengaku sangat kecewa dan bahkan mengecam ulah ketiga pejabat tersebut, terutama WM yang juga dikenal sebagai anak Bupati Boalemo itu.

Mereka mendesak agar WM segera diberi sanksi pemecatan demi nama besar PDIP, dan untuk pembelajaran dan contoh yang baik kepada seluruh masyarakat agar tidak menyentuh barang haram tersebut.

Menanggapi hal itu, Sekretaris DPD PDIP Provinsi Gorontalo, La Ode Haimudin, mengaku telah berkomunikasi dengan DPC PDIP Kabupaten Boalemo.

“Untuk kader PDIP Kabupaten Boalemo yang terjaring Narkoba di Jakarta Pusat, sudah kami (DPD) terima klarifikasinya dari DPC PDIP Kabupaten Boalemo,” ungkap La Ode Haimudin.

Mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo ini membeberkan hasil klarifikasi tersebut. “Tentunya isi klarifikasi, bunyinya mungkin seperti berita-berita yang berkembang, mengenai oknum kader PDIP yang juga selaku anggota DPRD Boalemo itu terjaring Narkoba oleh Polres Jakarta Pusat,” ujar La Ode Haimudin.

DPD-PDIP Provinsi Gorontalo, ungkap La Ode Haimudin, sudah meninda-lanjuti klarifikasi tersebut ke DPP-PDIP. “Kami DPD PDIP Provinsi Gorontalo sudah meneruskan hal klarifikasi ini ke DPP pusat. Dan tentu saja kami DPD menunggu balasan dari DPP dalam menanggapi salah satu kader PDIP Kabupaten Boalemo yang terjaring Narkoba tersebut,” jelas La Ode Haimudin.

Jadi, menurut ketua Fraksi PDIP di DPRD Provinsi Gorontalo ini, intinya masalah WM yang terlibat dalam kasus Narkoba ini sudah berproses ke DPP. “Dan tentunya kita menunggu hasil sesuai prosedurnya DPP,” tandas La Ode Haimudin kepada Wartawan DM1 melalui telepon seluler, pada Sabtu (4/4/2020). (kab/dm1)

Komentar anda :

Muis Syam

26.123 views

Next Post

Di Tengah Masalah Corona, Polri Terbitkan Aturan Penghinaan Jokowi

Sel Apr 7 , 2020
DM1.CO.ID, JAKARTA: Di saat bangsa ini sedang berhadapan dengan masalah global pandemi virus Corona, Jenderal Idham Azis selaku Kapolri pun menerbitkan 3 telegram yang bermateri aturan. Telegram itu ditandatangani Kabareskrim Polri, Irjen Listyo Sigit, atas nama Kapolri Jenderal Idham Aziz, Ahad (4/4/2020). Komentar anda :