BUDAYADM 1 APelayananPEMBANGUNANPemerintahanRenunganSosialisasiTerbaru

Rangkul Media, Walikota Gorontalo Tetap Persilakan Wartawan Lakukan Kritik

Bagikan dengan:

DM1.C.ID, GORONTALO: Walikota Gorontalo, Marten Taha, menggelar pertemuan dengan sejumlah pemimpin redaksi dari berbagai media di daerah ini, Senin sore (27/1/2020).

Pertemuan yang dilangsungkan di ruang kerja Walikota Gorontalo itu, membahas kemitraan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo dengan kalangan media massa, terutama dalam hal pemberitaan.

Menanggapi pertanyaan wartawan terkait batasan-batasan kerja sama, Walikota Marten Taha dengan tegas menyatakan, meski Pemkot Gorontalo telah membangun kemitraan dengan media massa, namun bukan berarti wartawan dilarang melakukan kritik. “(Menulis kritikan) itu kewenangan wartawan,” tegas Walikota Marten Taha.

Walikota dua periode ini menyatakan tidak setuju apabila tugas-tugas wartawan dibatasi dan diintervensi, sehingga tidak bisa melakukan kritikan-kritikan.

“Kita tidak boleh memasung atau menghalangi apa yang menjadi tugas dari wartawan,” ujar Walikota Marten Taha, didampingi Kabag Humas Setda Kota Gorontalo, Daud Panigoro.

Marten Taha yang juga pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Gorontalo itupun mempersilakan wartawan untuk mengkritik semua hal-hal yang memang patut untuk dikritik.

“Artinya, boleh mengkritik. Dan (kritik) itu juga bisa memacu dan memicu kinerja pemerintahan kami, terutama yang berkaitan dengan kinerja dari masing-masing OPD (Organisasi Perangkat Daerah),” jelas Marten Taha.

Meski begitu, Marten Taha selaku walikota mengingatkan kepada wartawan, agar setiap pemberitaan yang berbau kritik, hendaknya harus benar-benar berimbang.

“Minta konfirmasi dari sumber-sumber yang dianggap layak untuk memberikan informasi yang akurat dan tepat, sehingga pemberitaan itu bisa menjadi berimbang, tidak menyudutkan satu pihak,” terang Marten Taha.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Walikota Marten Taha menyatakan, dalam waktu dekat ini akan mengeluarkan surat edaran untuk seluruh OPD se-Pemkot Gorontalo.

Surat edaran tersebut dimaksudkan agar setiap pimpinan OPD mampu membangun komunikasi dengan wartawan-wartawan, yakni dengan tidak menghindari wartawan yang ingin melakukan konfirmasi terkait pemberitaan. (ams/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan: