HARI INI :

PARTNER PEMERINTAH, KAWAN RAKYAT

Pilbup Kembali akan Digelar, Tapi Jalan Desa Molowahu Masih Memprihatinkan

Bagikan dengan:

DM1.CO.ID, GORONTALO: Meski Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) atau Pilbup (Pemilihan Bupati) di Kabupaten Gorontalo kembali akan digelar pada 2020, namun kerusakan di sejumlah ruas jalan di Desa Molowahu, Kecamatan Tibawa, belum sempat tersentuh dengan perbaikan dari pihak Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.

Warga Desa Molowahu pun mengaku sangat mengeluhkan kondisi jalan yang belum juga mendapat perhatian dari pemerintah tersebut.

Padahal, Desa Molowahu adalah salah satu daerah penghasil terbesar kelapa dalam yang merupakan varietas unggul spesifik di Gorontalo. Potensi produktivitas antara 2,4 hingga 3,4 ton Kopra per-hektar per-tahun, dengan kadar minyak 61 hingga 67 persen.

Bahkan, Nelson Pomalingo (Bupati Gorontalo) adalah merupakan Ketua Umum Koalisi Kabupaten Penghasil Kelapa Dalam (Kopek) di Indonesia.

Sayangnya, kondisi jalan di Desa Molohawu sebagai penghasil Kelapa Dalam, sejauh ini masih dikeluhkan oleh warga setempat.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan DM1 di desa tersebut menyebutkan, kerusakan jalan itu salah satunya disebabkan oleh genangan air.

Warga bersama pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Molowahu, mengaku telah berulang kali mengajukan usulan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo agar jalan tersebut bisa segera mendapat perbaikan.

Namun, menurut sejumlah warga, usulan perbaikan jalan yang terletak jauh dari Jalan Trans Sulawesi tersebut, hingga saat ini belum mendapat respons positif dari Pemkab Gorontalo.

Sejumlah warga setempat mengungkapkan, titik-titik kerusakan jalan tersebut diperkirakan sekitar 600 Meter dari perbatasan.

Warga setempat pun berharap, agar Pemkab Gorontalo dapat melakukan peninjauan terhadap jalan desa tersebut, untuk segera mendapat perbaikan.

Jika kerusakan jalan itu tetap dibiarkan, maka menurut warga, akses transportasi akan di Desa Pilolalenga dan Desa Dungalio, juga akan terganggu. Sebab, Desa Molowahu terletak di antara kedua desa tersebut.

“Jalannya harus diperbaiki, karena semua pengendara roda empat dan roda dua dari berbagai desa (tetangga) sering lewat jalur sini,” ungkap Rusni Antu, Sekertaris Desa Molowahu, Senin (15/7/2019). (her/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan:
  • 12856
  • 14483
  • 13710