PDDI Gorontalo Targetkan 1200 Kantong Darah, Darda: Para Pegawai akan Dilibatkan

DM1.CO.ID, BOALEMO: Pengurus Daerah Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PD-PDDI) Provinsi Gorontalo masa bakti 2018-2023, menggelar rapat pleno perdana, pada Senin (07/01/2019), di ruang Huyula Kantor Gubernur Gorontalo.

Rapat pleno perdana tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Darda Daraba, yang bertindak selaku Ketua PDDI Provinsi Gorontalo.

Selain itu, rapat ini juga dihadiri Ketua Harian PD PDDI Omar Hatibie; Sekretaris PD PDDI Jusuf Puhi, Bendahara PD PDDI Sukril Gobel, serta diikuti hampir 100 persen pengurus yang berasal dari berbagai kalangan.

Para pengurus yang hadir bahkan terdiri dari sejumlah pimpinan OPD, anggota dewan, praktisi kesehatan, dan aktivis sosial lainnya.

“Saya ucapkan terimakasih. Baru kali ini saya memimpin rapat organisasi sosial yang pengurusnya bisa hadir hampir 100 persen yang hadir,” ujar Darda Daraba.

Saat memimpin rapat, Darda Daraba menjelaskan hal penting dalam PDDI ini adalah pemenuhan stok darah dalam menjamin agar tidak terjadi kelangkaan di saat dibutuhkan.

Rapat pleno perdana ini membahas upaya yang dapat ditempuh guna meningkatkan pelayanan kebutuhan darah di Provinsi Gorontalo, baik secara kualitas maupun kuantitas.

Terungkap dalam rapat tersebut, Pengurus PDDI masa bakti sebelumnya selama ini baru mampu menyumbangkan 700-an kantong darah per bulan, atau belum mencapai target.

Pada kesempatan tersebut, Darda pun mengungkapkan target kantong darah yang ditetapkan oleh PD PDDI saat ini adalah sebanyak 1200 kantong.

Target tersebut, menurut Darda, sangat memungkinkan bisa dicapai dengan mudah.
Darda merujuk jumlah PNS di Provinsi Gorontalo yang kisaran 6000 orang dan honor sekitar 4000 orang.

Meski begitu, dalam rapat tersebut para pengurus sangat alot membahas teknis pencapaian targetnya.

Salah satunya, Darda Daraba menegaskan akan melibatkan seluruh PNS di OPD di lingkungan Pemprov Gorontalo untuk melakukan donor darah secara berkala.

“Kita buktikan dulu pencapaian targetnya (di Pemprov), lalu jika sudah tercapai, maka kita akan ajak pemerintah daerah di seluruh kabupaten se-Provinsi Gorontalo untuk menjadi pendonor,” tutur Darda.

Darda bahkan berharap PD PDDI Gorontalo dalam upaya pemenuhan darah bisa menjadi pilot-project di Indonesia . (ams/dm1)

Komentar anda :

Muis Syam

1.923 views

Next Post

Pembangunan RS Boliyohuto Terkesan Mangkrak, DPRD Kabupaten Gorontalo Gelar RDP

Sen Jan 7 , 2019
Wartawati/Editor: Dewi Mutiara DM1.CO.ID, KABUPATEN GORONTALO: DPRD Kabupaten Gorontalo menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait pembangunan Rumah Sakit (RS) Boliyohuto yang dinilai lambat. Hal tersebut dipertanyakan oleh Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gorontalo, Ali Dj. Polapa saat memimpin RDP Senin (7/1/2019), ia meminta kejelasan pada pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo […]