Pasca Banjir, Wali Kota Marten Taha Kerahkan Tenaga Bersihkan Lingkungan

Bagikan dengan:

DM1.CO.ID, GORONTALO: Pasca banjir, atau lima hari setelah sejumlah titik di Kota Gorontalo terendam banjir, Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo pun langsung melakukan kerja bakti, yakni pada Selasa (16/6/2020).

Selain melibatkan tenaga dari unsur TNI/Polri, pada kesempatan tersebut Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, juga mengerahkan sejumlah kendaraan alat berat guna mempercepat mengatasi tumpukan lumpur dan sampah akibat banjir bandang.

“Hari ini kita turun bersama TNI/Polri serta masyarakat sekitar, melakukan kerja bakti di pemukiman warga terdampak banjir. kita juga mengerahkan alat berat untuk mempercepat proses pengangkutan lumpur dan sampah yang ada,” ujar Wali Kota Marten Taha, saat memimpin kerja bakti di Kelurahan Bugis, Kecamatan Dumbo Raya, Selasa (16/6/2020).

Marten Taha yang juga nampak turut melakukan pembersihan dengan cangkul itu mengatakan, sejak banjir bandang melanda kota pada pekan lalu, pihaknya langsung melakukan penanganan darurat, seperti pendistribusian makanan siap saji, pakaian serta evakuasi warga ke tempat pengungsian.

Menurut Marten Taha, setelah banjir biasanya rentan terhadap penyakit seperti Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA), batuk, dan penyakit kulit.

Olehnya itu, kata Marten Taha, untuk mengantisipasi timbulnya penyakit pasca banjir, maka selain kerja bakti, pihak Pemkot Gorontalo juga menyiapkan posko pelayanan kesehatan.

“Di beberapa titik, kita menyiapkan posko kesehatan dan tenaga medis secara mobile untuk melayani masyarakat yang terganggu kesehatannya,” ungkap Marten Taha.

Dalam upaya pemulihan kondisi banjir bandang tersebut, Wali Kota Marten Taha telah mengklasifikasi langkah-langkah penanganan, yakni yang bersifat darurat atau waktu sementara; jangka menengah; hingga jangka panjang.

“Jangka menengahnya kita data rumah yang mengalami kerusakan, untuk diusulkan ke dalam program BSPS atau Mahyani (rumah layak huni). Itu leading sektornya dinas PUPR, tentunya tetap memperhatikan skala prioritas program tersebut,” jelas Marten Taha.

Sedangkan jangka panjangnya, lanjut Marten Taha, yaitu melakukan perbaikan tanggul yang ada di sepanjang muara Sungai Bone, terutama Daerah Aliran Sungai yang melintasi Kelurahan Padebuolo, Botu, Bugis dan Kelurahan Talumolo.

“Kemarin PUPR sudah turun melakukan pendataan. Hasilnya, kita usulkan ke Balai Wilayah Sungai Sulawesi II Gorontalo, dengan harapan dapat ditangani,” ungkap Marten Taha.

Selanjutnya, Wali Kota Marten Taha tak lupa menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak, terutama masyarakat yang telah ikut serta tanpa dikomando namun turut membantu kerja bakti ini, serta kepada masyarakat kota lainnya yang telah memberikan donasinya kepada para korban banjir. (res-ril/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan: