HARI INI :

PARTNER PEMERINTAH, KAWAN RAKYAT

Membangun Desa Topan, Antara Tantangan dan Harapan

Bagikan dengan:

Wartawan: Mulkan Hidayatulah||Editor: AMS

DM1.CO.ID, BOLMUT: Desa Tombulang Pantai (Topan) adalah merupakan salah satu desa di Kecamatan Pinogaluman, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), yang dimekarkan pada tanggal 15 Desember 2008.

Dalam kesempatan bincang-bincang wartawan DM1 bersama Kepala Desa (Kades) Tombulang Pantai, Hety Blongkod, di sela-sela kesibukannya, Senin (22/7/2019), terungkap beberapa hal menyangkut upaya pembangunan di desa ini.

Desa seluas 109 Hektar ini, memiliki sumber daya alam yang cukup melimpah, terutama di bidang kelautan dan perikanan.

Sehingga itu, desa yang dihuni 415 jiwa penduduk ini mayoritas adalah sebagai nelayan tradisional, yang hingga saat ini boleh dikata masih belum didukung dengan alat penangkapan ikan yang berteknologi dan ilmu memadai.

Meski begitu, Kades Hety memandang, bahwa segala keterbatasan yang ada saat ini adalah merupakan cambuk untuk dapat lebih memotivasi diri dalam membangun Desa Tombulang Pantai.

Sebagai kepala desa, Hety pun mematok visi-misi pemerintahan di desanya. Yakni Visi: “Terwujudnya masyarakat Desa Tombulang Pantai yang mandiri, sejahtera dan berbudaya”.

Ada 4 misi yang sedang dijalankan Hety saat ini, yaitu: 1. Mewujudkan kegiatan pembangunan ekonomi berorientasi pada kesejahteraan masyarakat; 2. Meningkatkan pelayanan publik bidang pendidikan, kesehatan dan sosial sehingga tercipta sumber daya manusia yang handal; 3. Mewujudkan penataan desa yang indah, nyaman dan sehat; dan 4. Menjadikan masyarakat Desa Tombulang Pantai yang religius, sadar hukum, beradab, dan berbudaya.

Untuk mencapai visi-misi tersebut, Hety selaku Kades pun menetapkan sejumlah program kerja, di antaranya adalah: 1. Peningkatan perekonomian masyarakat di bidang perikanan; 2. Program peningkatan kesehatan; 3. Peningkatan bidang pendidikan.

Hety mengungkapkan, masyarakat Desa Tombulang Pantai telah mendapatkan bantuan pengadaan alat tangkap perikanan, seperti bagang, mesin ketinting dan lain sebagainya. Tapi semua itu, menurut Hety, masih sangat perlu ditingkatkan.

Untuk program peningkatan kesehatan, Hety menyebutkan telah terealisasi pembangunan Posyandu berikut sarana dan prasarananya.

Selain itu, lanjut Hety, juga telah dilakukan pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita, serta upaya pencegahan stunting terus digiatkan.

Sementara untuk program peningkatan bidang pendidikan, kata Hety, di Desa Tombulang Pantai ini telah dibangun gedung PAUD beserta sarana dan prasarananya.

Hety juga menjelaskan pentingnya meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan masyarakat di desa, yakni dengan membangun kantor desa dan gedung serbaguna beserta sarana dan prasarananya. Bahkan pembangunan drainase juga sudah dilakukan.

Namun Hety juga mengungkapkan sejumlah program kerja yang belum sempat dilaksanakan, karena adanya beberapa kendala.

Program kerja yang dimaksud di antaranya adalan tanggul pemecah ombak dan pembangunan tempat wisata bahari, yang hingga kini sulit direalisasikan karena terkendala oleh anggaran yang cukup besar.

Hety pun berharap agar program yang belum terlaksana itu bisa segera mendapat perhatian dari pemerintah daerah maupun pusat.

Hal lain yang diungkapkan Kades Hety adalah mengenai bangunan milik daerah yang berada di Desa Tombulang Pantai, yakni bangsal pengeringan ikan.

Bangsal yang memiliki luas sekitar 80×70 meter persegi itu, kata Hety, dibangun sejak tahun 2013, namun sampai saat ini fasilitas itu belum juga dimanfaatkan karena belum adanya sosialisasi pengoperasian guna memfungsikan bangsal tersebut dari pihak terkait (instansi) . “Sehingga belum mampu menghasilkan secara optimal,” ujar Hety.

Hety kembali menyebutkan, bahwa masyarakat Desa Tombulang Pantai yang mayoritas sebagai nelayan ini, hingga kini juga sangat membutuhkan adanya bantuan alat-alat tangkap perikanan yang berteknologi canggih, karena jika hanya mengandalkan alat tangkap biasa dan manual tentu sangat sulit meningkatkan pendapatan asli desa.

Namun khusus momen peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI pada tahun 2019 ini, Hety mengimbau kepada seluruh masyarakatnya agar tetap menjaga tali persaudaraan, persatuan dan kesatuan, keamanan serta ketertiban, demi jalannya pembangunan secara berkesinambungan. (mul/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan:
  • 12856