BREAKING NEWS
| Terkait Dugaan Korupsi GORR, Kejati Gorontalo Dalami Keterlibatan Gubernur Rusli? | Geger, Sejumlah WNI Tionghoa Sekap dan Aniaya Anggota TNI-AU di Medan | Mengaku Tobat, Sejumlah Kelompok Relawan Jokowi Bertekad Menangkan Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019 | Bendera “Agustusan” Dicopot Pengelola Apartemen Kalibata City, Warga Protes | Rakernas GSI, Ratna Sarumpaet: Kita Harus Jadi Provokator Terbaik untuk Perubahan

Ke Panti Asuhan, Wartawan AJB Berbagi dengan Anak Yatim Piatu

Bagikan dengan:
Wartawan: Kisman Abubakar~
Editor: AMS|

DM1.CO.ID, BOALEMO: Masih banyak orang yang belum sempat merasakan kebahagian pada Bulan Suci Ramadan ini. Salah satunya adalah anak-anak yatim piatu, yang saat ini tentunya sangat mengharapkan uluran tangan dari orang-orang yang memahami kondisi mereka.

Menyadari hal tersebut, Aliansi Jurnalis Boalemo (AJB) pun tergerak mengunjunggi Yayasan Sittirawi yang membina Panti Asuhan al-Hidayah, Selasa (12/6/2018).

Kunjungan para wartawan tersebut bukan sekadar melakukan peliputan, tetapi juga yang pokok adalah untuk berbagi menyisihkan bantuan dalam memenuhi kebutuhan para anak yatim-piatu, apalagi menjelang Hari Raya Idhul Fitri seperti saat ini.

Yayasan Sittirawi Panti Asuhan al-Hidayah ini bertempat di Desa Limbato, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo. Panti asuhan inipun dihuni 15 anak yatim maupun piatu dari berbagai kecamatan di Kabupaten Boalemo.

Sejak didirikan pada 15 tahun silam, Yayasan Sittirawi ini berhasil membina 100 lebih orang anak dengan menyekolahkannya hingga tamat SMA, dan bahkan tak sedikit sudah bekerja secara mandiri.

Salah seorang pengasuh di yayasan ini, Rusni Kamumu, mengaku sangat bangga dengan anak-anak yatim maupun piatu yang sudah dibinanya di Panti Asuhan al-Hidayah tersebut, sebab mereka rata-rata sudah bekerja dan beberapa di antaranya telah sukses di luar sana.

Rusni Kamumu mengungkapkan, dari 15 orang anak yang dibina saat ini, dengan 11 anak laki-laki dan 4 anak perempuan itu, kesemuanya membutuhkan perlengkapan shalat dan baju sekolah.

Selain itu, kata Rusni, kondisi bangunan panti asuhan ini masih membutuhkan sejumlah renovasi. Di antaranya kamar mandi/WC, plafon yang sudah lapuk, dan material masjid seperti tegel.

Menurut Rusni, sampai saat ini kebutuhan yang diperlukan oleh panti asuhan ini belum ada sentuhan dari Pemda Boalemo. Padahal, proposal pengurus dari pihak panti sudah diajukan jauh-jauh hari.

Sementara itu, Pembina Yayasan Sitti Rawi al-Hidayah, H. Nizam Dai menyatakan rasa syukurnya kepada banyak pihak yang telah memberikan kepeduliaannya terhadap panti asuhan tersebut.

“Alhamdullillah sampai saat ini banyak bantuan dari berbagai kalangan dan juga pemerintah Daerah. Bantuan tersebut seperti bahan pokok sehari-hari seperti beras, minyak goreng, mie instan, telur, dan lain-lain,” uajr H. Nizam Dai.

Untuk bahan pokok, kata Nizam, sudah lebih dari cukup. Namun hal ini, tentunya harus di imbanggi dengan biaya.

“Dan kami mengharapkan bantuan biaya dari berbagai kalangan. Karena untuk biaya selama seminggu pengeluaran membelikan ikan dan lauk-pauk sebesar 500 ribu rupiah, mau tidak mau kami harus menyediakan biaya sebesar itu untuk kebutuhan anak-anak panti,” jelas Nizam.

Tokoh masyarakat dan sesepuh di Kabupaten Boalemo inipun berharap, hendaknya semua pihak dapat memberikan perhatiannya dan kepeduliannya terhadap para penghuni panti asuhan, yang hingga kini masih sangat membutuhkan bantuan. “Kita hidup di dunia ini bukan hanya sendirian, melainkan berdampingan untuk saling membantu melengkapi dan mencukupi,“ pungkas Nizam Dai. (kab/dm1c)

Komentar anda :
Bagikan dengan:
Scroll Up