HUKUMTerbaru

Dua Taipan Rebutan Lahan di Jakarta, Aparat Turun Tangan

Bagikan dengan:

DM1.CO.ID, JAKARTA: Pihak kepolisian menurunkan 1000 personil untuk berjaga-jaga di sekitar kawasan Kuningan Barat, Jakarta Selatan. Penjagaan dilakukan untuk mengamankan eksekusi lahan seluas 12.499 meter persegi yang menjadi rebutan antara dua kubu pengusaha Taipan.

“Pagi ini kami siapkan kurang lebih seribu orang personel dari Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Selatan. Kami juga dibantu jajaran TNI,” ujar Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Purwanta, di kawasan Kuningan Barat-Jakarta, Senin (22/5/2017).

Sebelumnya, polemik sengketa lahan ini melibatkan seorang pengusaha bernama Rakhmat Junaedi versus pemilik PT Cempaka Surya Kencana (CSK).

Keduanya saling mengklaim hak kepemilikan lahan yang berada di Jalan Kuningan Barat RT 03 – RW 02, Kelurahan Kuningan Barat, Kecamatan Mampang Prapatan itu. Perebutan lahan ini akhirnya dibawa ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Lewat surat bernomor 1445/Pdt.G/2009/PN.Jkt.Sel, pengadilan menyatakan Rakhmat sebagai pemilik yang sah atas lahan itu.

“Maka hari ini, rencananya eksekusi lahan dilakukan pukul 10.00 WIB tadi, tapi belum bisa hingga saat ini,” tutur Purwanta.

Menurutnya, aparat kepolisian dikerahkan di lokasi sengketa tersebut karena ada kekuatiran terjadinya bentrokan antar kedua belah pihak. Bentrok ini bisa melibatkan sejumlah organisasi masyarakat.

Purwanta mengungkapkan, ada sejumlah ormas yang telah menyiapkan diri untuk menghadang ekseskusi pengadilan. “Kami hanya kawal pengadilan, nanti kita ambil langkah persuasif dulu, ada standar pengamanan juga,” ujar dia.

(dbs/DM1)

Komentar anda :
Bagikan dengan: