BREAKING NEWS
| Terkait Dugaan Korupsi GORR, Kejati Gorontalo Dalami Keterlibatan Gubernur Rusli? | Geger, Sejumlah WNI Tionghoa Sekap dan Aniaya Anggota TNI-AU di Medan | Mengaku Tobat, Sejumlah Kelompok Relawan Jokowi Bertekad Menangkan Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019 | Bendera “Agustusan” Dicopot Pengelola Apartemen Kalibata City, Warga Protes | Rakernas GSI, Ratna Sarumpaet: Kita Harus Jadi Provokator Terbaik untuk Perubahan

BMKG: Gempa di Donggala Berpotensi Tsunami

Bagikan dengan:

DM1.CO.ID, DONGGALA: Gempa berkekuatan 7,7 Skala Richter (SR) melanda wilayah Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), pada Jumat (28/9/2018) sekitar pukul 18:02 WITA.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) menyatakan, gempa yang berlokasi Minahassa Peninsula, Sulawesi, di Garis Lintang: 0.18 LS; Garis Bujur: 119.85 BT ; Kedalaman : 10 Km itu berpotensi memunculkan gelombang tsunami.

BMKG pun telah mengeluarkan peringatan dini Tsunami untuk wilayah Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah.

Menurut BMKG, gelombang tsunami akan tiba dalam waktu yang berbeda. “Gelombang yang pertama bisa saja bukan yang terbesar,” tulis BMKG dalam laman Facebook-nya.

BMKG juga mengurai jarak titik lokasi gempa dengan sejumlah daerah lainnya. Yakni, 27 Km Timur Laut Donggala-Sulteng; 80 Km Barat Laut Palu-Sulteng; 123 Km Timur Laut Mamuju-Sulawesi Barat (Sulbar); 134 Km Barat Laut Sigi-Sulteng.

Meski belum diketahui mengenai kerugian atau korban akibat gempa besar tersebut, namun redaksi DM1 mendapatkan informasi berupa rekaman rintihan seorang warga korban gempa yang telah viral di WhatsApp Grup.

Assalamu ‘alaikum, teman-teman.., kita di Palu, di Sulawesi Tengah, saat ini sedang dilanda gempa ya sampai siang tadi. Mohon doanya, banyak sekali asrama dan bangunan rumah warga yang rusak. Mohon doanya, semoga kami semua dilindungi oleh Allah SWT,” ujar seorang wanita, warga korban gempa tersebut.

Sebelumnya, di hari yang sama, Jumat siang (28/9/2018), gempa pertama menguncang Donggala dengan kekuatan 6 SR yang mengakibatkan 1 orang tewas dan 10 orang luka-luka, serta puluhan rumah rusak.

“Gempa dirasakan sangat keras terjadi di Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala, karena dekat dengan pusat gempa. Beberapa rumah roboh dan rusak akibat gempa. Masyarakat panik dan berhamburan ke luar rumah,” tutur Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran Pers, Jumat (28/9/2018).

Gempa ini mengguncang selama 2-10 detik, dilanjutkan dengan beberapa kali gempa susulan dan guncangannya bahkan dirasakan hingga ke Gorontalo dan Kalimantan. (dbs-ams/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan:
Scroll Up