Antisipasi Dampak Wabah Corona, Marten Taha: NU Telah Ambil Langkah Serius

Bagikan dengan:

Wartawati/Editor: Dewi Mutiara

DM1.CO.ID, GORONTALO: Wabah Virus Corona atau COVID-19 telah menyita perhatian seluruh dunia. Tercatat sebanyak 14 negara telah terinfeksi virus mematikan ini.

Dampak virus Corona secara global mengakibatkan angka kematian mencapai 2.858 jiwa, sementara jumlah korban yang terdeteksi Covid-19 ini telah menembus angka 83.652 kasus.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Gorontalo, Marten Taha saat membuka diskusi Antisipasi Dampak Ekonomi Akibat Wabah Virus Corona di Provinsi Gorontalo, yang digelar di Aula Kantor Wali Kota oleh Lembaga Kajian Pengembangan Sumber Daya Manusia, Pengurus Cabang Nahdatul Ulama Kota Gorontalo, Selasa (25/2/2020).

Marten mengatakan, kondisi tersebut mendesak seluruh dunia, secara nasional, tak terkecuali tingkat regional khususnya di Gorontalo, untuk melakukan tindakan antisipasi dalam menghadapi serangan virus yang berasal dari Kota Wuhan, China ini.

“Akibat kasus itu, sejak tanggal 6 Pebruari 2020, Kota Wuhan, China, telah tertutup. Dan, Alhamdulillah sesuai data, 238 WNI di sana, telah kembali ke daerah masing-masing,” ungkap Marten.

Pada kesempatan itu, Marten sangat mendukung langkah yang dilakukan Pengurus Cabang Nahdatul Ulama Kota Gorontalo yang ikut memberikan sumbangsih perhatian membantu pemerintah kota dalam mewaspadai penyebaran dan dampak Covid-19.

“Untuk Kota Gorontalo, pemerintah daerah sangat konsen dalam menghadapi wabah virus Corona ini. Dan yang sangat membanggakan, pengurus Nahdatul Ulama turut andil dalam membantu pemerintah. Saya juga berharap agar hasil diskusi ini disebar luaskan ke publik,” tutur Marten.

Tak bisa dipungkiri, menurut Marten, fenomena mewabahnya virus Corona telah berdampak buruk pada stabilitas perekonomian, perdagangan dan investasi.

Sementara itu, Ketua Lembaga Kajian Pengembangan Sumber Daya Manusia, Pengurus Cabang Nahdatul Ulama Kota Gorontalo, Wahyudin Mamonto mengatakan, tujuan hadirnya diskusi ini adalah bentuk kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam melihat lokus-lokus dampak virus Corona yang memungkinkan terjadi di Gorontalo.

“Kerja sama berkelanjutan semua pihak menjadi hal terpenting dalam upaya mengantisipasi wabah virus Corona,” pungkas Wahyudin. (dmk/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan: