Viral, Diduga Kepala SD 1 Rate-rate Berpose dengan Paslon Petahana

Bagikan dengan:

DM1.CO.ID, KOLAKA TIMUR: Larangan bagi kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak berpose, memberi like, apalagi terlibat secara langsung memberi dukungan kepada salah satu pasangan calon (Paslon) dalam ajang Pilkada, tampaknya tidak diindahkan oleh sejumlah PNS/ASN di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara.

Setelah dikabarkan adanya sejumlah kepala desa (Kades) bersama aparatnya, membagi-bagikan bantuan Covid19 dengan mengatasnamakan Paslon petahana, dan dilakukan pada malam hari.

Juga belum lama ini adanya penampakan diduga foto Bobby Egi S selaku Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora), bersama 2 orang PNS/ASN lainnya bernama Marwan dan Hamjan, sedang berada di posko pemenangan paslon petahana.

Kini, muncul lagi penampakan foto lain yang diduga adalah sosok Nining, Kepala Sekolah Dasar (SD) 1 Rate-rate, kepergok kamera berpose bersama paslon petahana Tony Herbiansah-Baharuddin, beserta Surya Hutapea (istri Tony), sedang berkerumun secara masif dengan sejumlah masyarakat.

Posisi Nining dalam foto tepat berdekatan dengan suaminya, Ramli Madjid, yang juga anggota DPRD Koltim. Foto itu bisa ditebak adalah suasana serangkaian momen kegiatan kampanye sang petahana di Kecamatan Uluiwoi, beberapa waktu lalu.

Melihat foto Kepsek (kepala sekolah) yang telah viral tersebut, sejumlah nitizen pun memberikan beragam komentar. Ada warga net yang berkomentar seraya heran, ada pula yang berkomentar bahwa hal itu dilakukan Nining kemungkinan lantaran takut kehilangan jabatan.

“Astaga dimaki-maki lagi ini tim kreator, kenapa dia posting ini foto yang ibu kepala sekolahnya SD Rate-rate, bisa mi pale sekarang kepala sekolah jadi tim sukses dih😃😃😃,” celoteh Putra, salah seorang pemilik akun di Facebook.

“Takut dicopot itu ibu KS,” jawab akun Sabrin Marasai Abi.

Sementara itu, Nining yang coba disambangi di kantornya oleh Wartawan DM1 Biro Koltim, pada Senin (9/11/2020), untuk mengonfirmasi kebenaran foto yang tengah viral di media sosial itu, tidak berada di tempat.

Menurut salah seorang wanita berseragam  dinas, Kepala Sekolah (Nining) sedang mengikuti rapat di Dinas Dikpora.

Dengan viralnya sejumlah PNS/ASN yang diduga adalah Bobby, Marwan, Hamjan serta Nining di media sosial itu, kian menambah daftar panjang dugaan pelanggaran dan kecurangan PNS ataupun ASN dalam “melibatkan diri” pada Pilkada Koltim 2020.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Koltim telah merekomendasi beberapa PNS yang diduga terlibat dalam politik praktis tahun 2020 ini ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Di antaranya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Koltim, Ansarullah; Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), H. Uddin.

Terakhir, Bawaslu merekomendasi Kadis Tanaman Pangan dan Peternakan Koltim, Lasky Paemba, direkomendasi ke Komisi ASN lantaran diduga kuat terlibat dalam politik praktis.

Tidak sedikit kalangan mengaku heran, bahwa meski telah ada contoh PNS/ASN yang telah diberi sanksi akibat melakukan manuver politik dengan dalam mendukung salah satu paslon di ajang Pilkada sebelum-sebelumnya, namun rupanya contoh itu tidak jua memberi efek jera kepada PNS/ASN lainnya agar bisa menjaga netralitasnya sesuai perintah undang-undang yang berlaku. (rul/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan: