Tanzania dan Pemkab Gorontalo Bangun Kerjasama Pengolahan Kelapa

Bagikan dengan:

Wartawan: Faizal NS~ Editor: AMS||

DM1.CO.ID, GORONTALO: Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo dinilai punya sumber daya alam yang melimpah, terutama di sektor pertanian dan perkebunan, serta perikanan.

Inilah kiranya yang kemudian membuat Negara Republik Bersatu Tanzania mengutus sejumlah petingginya, berkunjung ke kabupaten yang dipimpin oleh seorang intelektual itu, Prof. Nelson Pomalingo.

Para petinggi Tanzania yang berkunjung tersebut, di antaranya adalah Menteri Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Sumber Daya Alam (SDA), Rashid Ali; Wakil Sekretaris Jendral Kementerian, Ahmad Kassim; BUMN Perikanan, Zahor Kassim Mohamed; serta Staf Kedutaan Tanzania untuk Indonesia yang berkedudukan di Malaysia.

Ada beberapa pembahasan dan agenda penting yang akan dibangun dalam kunjungan kerja Tanzania tersebut.

Salah satunya kerjasama PT. Tri Jaya Tangguh melalui Pemkab Gorontalo dengan Tanzania. Yakni dalam hal pengelolaan kelapa, Jumat (02/11/18).

Pada kesempatan itu Rashid Ali menyampaikan, di era tahun 50-an, Tanzania pernah menjadi negara pengekspor kelapa terbesar dunia.

“Memang saat itu pengolahan kelapa di dunia masih terbilang sedikit, sehingga Tanzania bisa berjaya di masanya,” ujar Rashid.

Ia menjelaskan, dahulu buah kelapa hanya bisa dijadikan minyak goreng, tetapi saat ini bisa dijadikan berbagai macam macam produk.

Rashid mengakui, di Gorontalo merupakan daerah penghasil kelapa yang bisa dibilang cukup subur.

“Sehigga kami tertarik untuk belajar dan berkolaborasi dengan pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk mengembangkan produk olahan kelapa tersebut,” ungkap Rashid.

Sementara itu Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, mengaku senang dengan adanya delegasi dari Tanzania yang mau menjalin kerjasama, dengan harapan dapat memajukan indusri kelapa di Kabupaten Gorontalo.
Namun Nelson mengingatkan, agar apa yang telah dicapai saat ini, hendaknya tak membuat langsung berpuas diri. “Sebab masih banyak lagi yang harus selesaikan, dan waktu kita juga masih panjang,” pungkas Nelson. (faizal/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan:

Muis Syam

2,309 views

Next Post

Petani ini Tewas Diduga Terjatuh dari Pohon Aren 13 Meter

Ming Nov 4 , 2018
Wartawan: Kisman Abubakar~ Editor: Dewi-AMS|| DM1.CO.ID, BOALEMO: Masyarakat Dusun III, Desa Piloliyanga, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, dihebohkan dengan penemuan mayat pria di salah satu kebun milik warga, Sabtu pagi (3/11/2018), sekitar pukul 07:00 WITA. Komentar anda :