HARI INI :

PARTNER PEMERINTAH, KAWAN RAKYAT

Taati Rekomendasi Ombudsman, Irjen Kemendikbud Periksa Rektor Unima

Bagikan dengan:

DM1.CO.ID, MANADO: Tim dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang dipimpin langsung Inspektur Jenderal (Irjen) Muchlis Luddin, Selasa (17/12/2019) di Manado, secara maraton memeriksa sejumlah pejabat Unima (Universitas Negeri Manado), termasuk salah satunya adalah Paulina Runtuwene selaku Rektor Unima.

Pemeriksaan tersebut merupakan reaksi cepat yang diperlihatkan Kemendikbud terhadap rekomendasi Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Nomor: 0001/REK/0834.2016/V/2018 tangal 31 Mei 2018 tentang mal-administrasi yang dilakukan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dalam penyetaraan ijazah doktor (S3) luar negeri, dan kenaikan jabatan fungsional dosen menjadi guru besar, atas nama Julyeta Paulina Amelia Runtuwene.

Kasus dugaan ijazah palsu yang dilaporkan Ketua Umum (Ketum) DPP-Pelopor Angkatan Muda Indonesia (PAMI), Romy Fredi John Rumengan, ke Ombudsman RI itu berhasil menelorkan rekomendasi yang mewajibkan Menristek Dikti mencabut gelar doktor dan jabatan guru besar yang disandang Rektor Unima, Julyeta Paulina Amelia Runtuwene.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, pada Senin (16/12/2019) yang lalu, juga sudah berjanji akan segera menindak-lanjuti rekomendasi Ombudsman terkait pencabutan gelar doktor dan jabatan guru besar Rektor Unima tersebut.

Sepi pemberitaan
Pemeriksaan Rektor Unima, Paulina Amelia Runtuwene dan jajarannya oleh Irjen Kemendikbud di Manado itu, sepi dari pemberitaan media lokal. Justru, menurut Romy, kasus ini menjadi viral di seluruh Indonesia bukan dari pemberitaan pers lokal.

Namun Romy selaku Ketum DPP-PAMI mengaku tidak tertarik untuk menanggapi terlalu jauh seputar sepinya pemberitaan oleh media lokal terhadapp kasus tersebut.

“Itu kan berita besar, seorang rektor diperiksa oleh Inspektur Jenderal Kemendikbud terkait dugaan ijazah palsu, harusnya diketahui publik (lokal) bahwa ada persoalan serius di Kampus Unima,” kata Rumengan saat dimintai komentarnya di Manado Jumat (20/12/2019).

Menurut Rumengan, meskipun kasus ini diduga berusaha ditutup-tutupi oleh pihak tertentu, tapi kebenaran tidak akan pernah bisa dibungkam. “Saya yakin menteri akan berani mencopot sejumlah rektor bermasalah, termasuk Rektor Unima,” ujarnya.

Romy juga meyakini Mendikbud Nadiem adalah sosok yang bersih, dan siap membantu Presiden Joko Widodo untuk melakukan pembenahan dan pembersihan di jajaran Kemendikbud dari seluruh praktek mafia pendidikan. (rls/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan:
  • 12856