Peringatan HUT Bhayangkara Diundur, Ini Penjelasan Kapolda Gorontalo

Bagikan dengan:

Wartawati/Editor: Dewi Mutiara

DM1.CO.ID, GORONTALO: Ulang Tahun Bhayangkara sejatinya dirayakan pada 1 Juli 2019 sebagai hari lahir Bhayangkara.

Namun, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, upacara Hari Bhayangkara ke-73 baru dilaksanakan pada Rabu, (10/7/2019)

Keterlambatan peringatan dirgahayu Bhayangkara tahun 2019 ini, memang disengaja oleh institusi Polri, hal tersebut disampaikan oleh Kapolda Gorontalo, Brigadir Jenderal Polisi Rachmad Fudail MH seusai prosesi upacara.

“Tadi sudah dibacakan amanat dari Presiden, bahwa tahun 2019 ini semestinya kita merayakan setiap tanggal 1 Juli sebagai hari ulang tahun Bhayangkara, namun karena situasi politik, akhirnya kita baru melaksanakannya pada 10 Juli,” ungkap Kapolda Rachmad.

Di Ulang tahun Polri ke 73 ini, Kapolda Rachmad Fudail mengingatkan anggotanya agar bisa meningkatkan kerjasama dan bersinergi dengan seluruh stakeholders utamanya di daerah Gorontalo.

“Polri harus profesional, polri makin dekat dengan masyarakat, pemerintah dan tokoh masyarakat, karena tugas Polri tidak bisa berdiri sendiri, kita harus bekerja sama dengan semua pihak,” tutur Kapolda Rachmad.

Dihadiri sekitar 500 orang terdiri dari Personil Sabhara, Brimob, Pol Air, Dit Lantas, Dit Reskrim, Korem 133 Nani Wartabone, Yonif 713 Satyatama, Kodim 1304 Gorontalo, Upacara Peringatan HUT Bhayangkara ke-73 berjalan penuh hikmat.

Pantauan kru DM1, upacara peringatan HUT Bhayangkara ke 73 juga turut dihadiri Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim, Danrem 133 Nani Wartabone, Kabinda, Forkopimda, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Pimpinan Bem se-Provinsi Gorontalo, juga tokoh masyarakat. (dmk/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan:
Scroll Up