DM 1 BEKONOMIPemerintahanSOSIALTerbaru

Nelson Khususkan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2018 untuk Pemeliharaan Infrastruktur dan Aset Daerah

Bagikan dengan:
Wartawan: Faizal Ns~
Editor: Avi|

DM1.CO.ID, GORONTALO: Bupati Gorontalo pagi ini menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo, yang membahas tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2018.

Rapat yang dilangsungkan di ruang rapat DPRD pada Selasa (4/8/2018) kali ini, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Sahmid Hemu, didampingi oleh Wakil Ketua I Irwan Dai, Wakil Ketua II Ismail Adam, serta Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo.

Turut hadir dalam rapat tersebut Sekda Hadija U. Tayeb, Kemenag Kabupaten Gorontalo Sabana K. Ngou, Perwakilan Polres Gorontalo KP. Ganni, Kodim 713 Suyono Pasi, Ketua MUI Kabupaten Gorontalo, sejumlah Pimpinan OPD beserta camat se-Kabupaten Gorontalo, unsur akademisi, dan perwakilan dari Kejaksaan Tinggi Gorontalo.

Berdasarkan hasil evaluasi mengenai perubahan anggaran, Nelson mengakui hasil reses yang dilakukan oleh sejumlah anggota dewan di Kabupaten Gorontalo sudah sangat baik.

“Mereka bisa melihat bahwa Kabupaten Gorontalo ini perkembangannya bisa dikatakan mulai maju. Ini dikarenakan janji politik yang telah ditepati untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat hampir semua sudah terlaksana,” ujar Nelson.

Nelson juga menambahkan, di tahun 2018 APBD perubahan akan lebih dikhususkan untuk pemeliharaan infrastruktur dan aset daerah. Karena pengeluaran biaya untuk pemeliharaan relatif kecil dibandingkan pengeluaran biaya untuk proyek. Sehingga, dengan adanya APBD perubahan ini, diharapkan bisa memaksimalkan segala kebutuhan.

“Nah, anggaran ini lebih bagus lagi jika digunakan untuk pertanian dan peternakan. Mengingat tahun ini kita mengalami musim kemarau yang panjang, maka diharapkan anggaran yang ada ini bisa disalurkan untuk mengolah kebutuhan pertanian maupun peternakan,” ucap Nelson.

Nelson pun menegaskan harapan ini tidak boleh hanya sekadar angan-angan saja, harus ada pembuktiannya. Sehingga, ke depannya Gorontalo bisa menjadi industri terunggul dalam hal pengolahan pertanian dan peternakan. (isal/avi/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan: