HARI INI :

PARTNER PEMERINTAH, KAWAN RAKYAT

Jaya Suparna : Kemampuan Rizal Ramli tak Diragukan

Bagikan dengan:

DM1.CO.ID, Jakarta: Perekonomian Indonesia saat ini membutuhkan sosok seorang presiden yang memahami situasi ekonomi serta mampu mengatasi tantangan kesulitan ekonomi.

Budayawan, Jaya Suprana menegaskan, Rizal ramli sosok presiden yang akan menumbuhkan ekonomi indonesia menjadi 10 persen. Pernyataan ini Ia sampaikan melalui orasi di acara peluncuran buku “Nalar Politik Rente” karya Dahnil Anzar Simanjuntak di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Rabu (28/2/2017).

Acara peluncuran buku tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting antara lain Ketua MPR-RI Zulkifli Hasan, Politisi Gerindra yang juga keponakan Prabowo Subianto, Aryo Djojohadikusomo dan Rizal Ramli.

Pada awal januari lalu Jaya Suprana berkesempatan mewawancarai ekonom senior, Rizal ramli. Dalam wawancara itu Rizal  membicarakan kondisi perekonomian saat ini, berbagai tantangan yang dihadapi dan cara mengatasi.

Jaya Suprama menegaskan Jika Rizal ramli terpilih menjadi presiden pertumbuhan akan meningkat. “Jika Rizal ramli terpilih menjadi presiden pertumbuhan ekonomi sebesar 10 persen meningkat dalam jangka lima tahun berturut-turut,” kata pendiri Pusat Studi Kelirumologi dan Museum Rekor Indonesia (MURI) itu.

“Soal kemampuan Rizal Ramli tak perlu diragukan. Dalam pemerintahan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Rizal dipercaya menduduki kursi Menko Ekuin. Pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami peningkatan dari minus 3 persen tumbuh menjadi hampir 6,5 persen,” kata Jaya Suprama.

Jaya kembali melanjutkan, Utang negara dan indeks kesenjangan ekonomi yang berkurang. “Utang negara dan indeks kesenjangan ekonomi pun berkurang, Pemerintah juga mampu tidak melakukan impor beras dengan tetap menjaga stabilitas pasokan dan harga” jelasnya.

Mendengar pernyataan Jaya Suprana, Rizal Ramli yang duduk di barisan depan mengacungkan jempol, tanda membenarkan. Sementara pengunjung yang memadati Aula KH Ahmad Dahlan di Gedung PP-Muhammadiyah itu menyambut dengan tepuk tangan meriah.

Sejauh ini, tim ekonomi pemerintahan Jokowi gagal memenuhi target pertumbuhan yang dicanangkan sebesar 7 persen. Pada kenyataannya, pertumbuhan ekonomi mentok di kisaran 5 persen.

Dalam satu kesempatan Rizal ramli mengatakan, Negara yang mandiri dalam kebijakan ekonomi punya kesempatan untuk maju lebih hebat. “Negara yang mandiri dalam kebijakan ekonomi punya kesempatan untuk maju lebih hebat. Jepang dan China ekonominya dapat tumbuh di atas 10 hingga 12 persen. Kita juga bisa kok,” Ungkap Ramli.

(dbs-ams/dm1)

Komentar anda :
Bagikan dengan:
  • 13109
  • 12583
  • 12541
  • 13368
  • 13325
  • 12952
  • 12713
  • 12714
  • 13108
  • 13326