Ini Jawaban Bijak Bupati Boalemo Saat Didemo

Bagikan dengan:
Wartawan: Kisman Abubakar~
Editor: AMS|

DM1.CO.ID, BOALEMO: Sekelompok massa yang mengatasnamakan diri sebagai Barisan Masyarakat Peduli Boalemo (BMPB), Senin, (25/6/18), melakukan aksi damai di halaman Kantor Bupati Boalemo.

Kedatangan massa BMPB tersebut membawa sejumlah point tuntutan dalam bentuk pertanyaan. Mereka mempertanyakan penjabaran 14 Program Bupati Darwis Moridu dan Wakil Bupati Anas Jusuf yang sudah terealisasi maupun yang belum terlaksana.

Selain itu, menyangkut mutasi pejabat yang dinilai sewenang-wenang dilakukan oleh Bupati Darwis tanpa melihat aturan mutasi yang berlaku, juga dipertanyakan oleh massa BMPB.

Massa yang dikawal ketat oleh pihak kepolisian Resort Boalemo beserta para Satpol-PP tersebut diterima langsung oleh Bupati Darwis Moridu, sekaligus menjawab seluruh tuntutan serta pertanyaan dari massa tersebut.

Dengan sangat tenang dan santun serta bijak, Bupati Darwis Moridu menjawab, bahwa 14 program kerja yang menjadi visi dan misinya tetap akan dilaksanakan dan direalisasikan, namun semua itu harus dilakukan secara bertahapsesuai kondisi keuangan daerah.

“Tentu saja apa yang menjadi janji kami kepada Rakyat Boalemo akan kami penuhi, tapi dengan cara bertahap. Tentu kami akan prioritaskan apa yang menjadi visi dan misi kami yang tertuang dalam 14 program selama masa jabatan kami,” tegas Bupati Darwis.

Dan untuk masalah mutasi pejabat yang diisukan dilakukan secara sewenang-wenang tanpa melihat aturan yang berlaku, menurut Bupati Darwis, tentu saja itu tidak benar.

“Saya menerima kalau saya dinilai sebagai Bupati yang arogan, tapi masyarakat seharusnya tahu, mengapa TKOD bagi ASN Boalemo saya naikan 50 persen, agar kinerja mereka lebih ditingkatkan,” ujarnya.

Bupati Darwis menegaskan, bahwa yang dimutasi tersebut sudah melalui pertimbangan yang ketat serta secara profesional. Seperti pertimbangan kualitas kinerja para pejabat.

Artinya, menurut Bupati Darwis, apabila sudah dinaikkan TKOD-nya, namun tidak memperlihatkan kinerja sebagai pejabat publik yang melayani masyarakat secara maksimal, maka tentu saja pejabat tersebut dinilai tidak bekerja secara maksimal.

“Maka dari itu mutasi dan non-job berlaku untuknya. Hal ini saya lakukan agar disiplin dan profesional kepada pekerjaan, terutama loyal kepada atasan bagi pejabat dilakukkan secara maksimal. Bukan karena hal lain, dan itu menjadi kewenangan Bupati. Dalam hal mutasi bagi pejabat, tentu saya melihat aturan dan posisi, bahwa pejabat yang bersangkutan wajar di nonjobkan dan dimutasi,” terang bupati.

Darwis pun mengingatkan, bahwa kemajuan dan kesejahteraan masyarakat daerah Kabupaten Boalemo, adalah merupakan tugas dan tanggung-jawab yang wajib ia laksanakan sebagai bupati.

“Pelayanan kepada masyarakat yang harus kita tingkatkan, maka disiplin dan kinerja yang saya tuntut,” tegas Bupati Darwis.

Komentar anda :
Bagikan dengan: