Setelah Dirusak, Bupati Darwis Tanam Kembali Mangrove di Pantai Ratu

DM1.CO.ID, BOALEMO: Setelah menjadi polemik adanya dugaan pengrusakan Mangrove, Darwis Moridu selaku Bupati Boalemo pun bergegas memboyong semua SKPD se-Pemkab Boalemo untuk melakukan penanaman kembali Mangrove dan tanaman pelindung lainnya.

Kegiatan penanaman Mangrove itu dirangkaikan dengan Pencanangan HUT-RI ke 74, di lokasi Wisata Pantai Ratu, Desa Tenilo, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Kamis (1/8/2019).

Menurut Darwis, peningkatan kesadaran pengelolaan ekosistem lingkungan penting dilakukan, agar menjaga kepedulian kelestarian hutan Mangrove di Boalemo.

“Sengaja kegiatan ini saya lakukan di Desa Tenilo Pantai Kota Ratu, karena saat ini pemerintah sementara mengembangkan destinasi tersebut. Dan penting kita akhiri pengrusakan hutan di Boalemo,” ketus Darwis.

Sempat dilaporkan ke Polda dan ke Kejati Gorontalo oleh Japesda (Jaring Advokasi Pengelolaan Sumber Daya Alam) Gorontalo atas dugaan pengrusakan Mangrove, Darwis menekankan agar tidak terpengaruh dengan isu yang beredar.

“Saya selaku Bupati Boalemo mengatakan tidak ada satu penebangan hutan Mangrove di Desa Tenilo, Pantai Kota Ratu. Itu Hoax,” ketusnya lagi.

Pada kesempatan itu, Darwis mengimbau agar menjaga dan memelihara kelestarian lingkungan hidup, di Boalemo.

Penanaman kembali Mangrove tersebut, menurut Darwis dimaksudkan agar semua pihak sadar serta peduli lingkungan dan hutan, demi generasi mendatang.

Sementara itu, Ti Kama, seorang netizen di daerah ini langsung menulis status di akun Facebooknya, terkait penanaman kembali Mangrove.

Rumus penanaman Mangrove versi li dorang: Torang tebang-torang diperiksa-Torang tanam ulang. Semoga bermanfaat,” demikian status yang ditulis oleh Ti Kama.

(kab/dm1)

Komentar anda :

Muis Syam

2 views

Next Post

Banten Diguncang Gempabumi Magnitudo 7,4, BMKG Imbau Jauhi Pantai

Jum Agu 2 , 2019
DM1.CO.ID, BANTEN: Jumat malam (2/8/2019), pukul 19:03:21 WIB, di 147 Kilometer Barat Daya Sumur-Banten diguncang gempabumi berkekuatan Magnitudo 7,4, kedalaman 10 Kilometer. Informasi dari hasil analisis di laman Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa yang terletak di koordinat 7,54 LU (Lintang Selatan) dan 104,58 BT (Bujur Timur) itu, berpotensi […]